INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyiapkan program beasiswa pendidikan tinggi bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Provinsi Kepulauan Riau. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas prestasi atlet yang mengharumkan nama Natuna di ajang olahraga pelajar tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif, mengatakan pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan untuk menyediakan beasiswa bagi putra-putri daerah yang berprestasi.
“Selain bonus dari pemerintah daerah, atlet peraih medali juga akan difasilitasi untuk mendapatkan beasiswa pendidikan,” kata Hikmatul, Rabu (8/7).
Ia menjelaskan, program beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi atlet berprestasi, tetapi juga terbuka bagi anak-anak asli Natuna yang memiliki prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Pada Popda X Kepri yang berlangsung di Kabupaten Karimun, kontingen Natuna mengirimkan puluhan atlet untuk bertanding di tujuh cabang olahraga, yakni bola voli, tenis meja, pencak silat, tenis lapangan, bulu tangkis, atletik, dan sepak takraw.
Hingga saat ini, Natuna menempati peringkat kelima klasemen sementara perolehan medali dari enam daerah peserta.
Cabang olahraga tenis meja menjadi penyumbang medali terbanyak dengan raihan tiga medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Sementara sepak takraw menyumbangkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Dari cabang atletik, kontingen Natuna meraih satu medali perak dan satu medali perunggu. Adapun pencak silat berhasil menyumbangkan tujuh medali perunggu.
“Dari capaian masing-masing cabang olahraga, tenis meja berhasil menempati peringkat pertama, sepak takraw berada di peringkat kedua, atletik di peringkat kelima, dan pencak silat di peringkat keenam,” ujar Hikmatul.
Meski sejumlah pertandingan telah berakhir, peluang Natuna menambah koleksi medali masih terbuka karena tim bola voli putra dan putri masih menjalani pertandingan.
Untuk menjaga kondisi atlet selama mengikuti kejuaraan, kontingen Natuna didampingi seorang dokter dan seorang fisioterapis yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan serta pemulihan fisik.
“Seluruh atlet dalam kondisi sehat dan siap menyelesaikan pertandingan,” pungkasnya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















