Bulog Natuna Gandeng 58 Mitra, Pastikan Beras SPHP Dijual Sesuai HET

- Publisher

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Pasar Murah. Foto: INIKEPRI.COM

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Pasar Murah. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Perum Bulog Cabang Natuna terus memperkuat jaringan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menggandeng 58 mitra yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras medium sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama di wilayah perbatasan.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, mengatakan seluruh mitra terdiri atas pemilik warung, kios, hingga toko sembako yang telah bekerja sama secara resmi dengan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

BACA JUGA:  Launching Bantuan Pangan, Cen Sui Lan: Penerima di Natuna Naik 89 Persen

“Hingga saat ini mitra kita sudah mencapai 58 dan tersebar di beberapa kecamatan, termasuk dua mitra yang berada di wilayah kepulauan,” ujar Pencius, Selasa (8/7/2026).

Ia menjelaskan, HET beras medium SPHP di Natuna ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram. Beras tersebut dipasarkan dalam kemasan lima kilogram dengan harga Rp65.500 per karung.

Menurutnya, seluruh mitra wajib terdaftar secara resmi agar Bulog dapat mengawasi distribusi, mulai dari jumlah stok hingga harga jual di tingkat pengecer.

Selain melalui jaringan mitra, Bulog juga menyalurkan beras SPHP melalui kegiatan operasi pasar murah dan Gerakan Pangan Murah yang digelar bersama pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Mensos: Pulau Serasan Perlu Mendirikan Lumbung Sosial

“Kami terus memantau penjualan hingga harga di tingkat pengecer. Beras SPHP tidak boleh dijual melebihi HET. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami lakukan pembinaan,” tegasnya.

Untuk menjaga pemerataan distribusi, setiap mitra hanya diperbolehkan mengambil maksimal dua ton beras dalam satu kali transaksi atau disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan masing-masing toko.

Kebijakan tersebut diterapkan guna mencegah penimbunan maupun praktik penjualan kembali (repacking) oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:  HUT RI ke-81 Jadi Pesta Kebersamaan Natuna, Cen Sui Lan Turun Langsung Hidupkan Hiburan Rakyat di Pantai Piwang

Pencius menambahkan, Bulog juga mewajibkan setiap mitra menyampaikan laporan penjualan secara berkala. Laporan tersebut menjadi dasar evaluasi dalam memantau ketersediaan stok sekaligus menentukan kebutuhan penambahan pasokan di masing-masing wilayah.

“Dengan laporan rutin dari mitra, kami bisa memastikan stok tetap tersedia dan distribusi berjalan merata sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.

Melalui pengawasan distribusi dan kerja sama dengan puluhan mitra tersebut, Bulog berharap harga beras medium di Natuna tetap stabil sekaligus menjamin akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna
Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII
Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna
MAN 1 Natuna Borong Tiga Gelar di STAI Cup 2026, Dominasi Sepak Takraw dan Voli
Cen Sui Lan Kawal Hilirisasi Kelapa Natuna, 497 Petani Dapat Dukungan 350 Hektare

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII

Berita Terbaru