Mulai Besok! Operasi Pasar Murah Hadir di 6 Lokasi Batam, Ini Jadwalnya

- Publisher

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

e-Flyer Pasar Murah Batam. Foto: Media Center Batam

e-Flyer Pasar Murah Batam. Foto: Media Center Batam

INIKEPRI.COM — Pemerintah Kota Batam kembali mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Salah satunya melalui Operasi Pasar Murah yang digelar selama tiga hari di enam lokasi berbeda.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai Selasa hingga Kamis, 15–17 September 2026, dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat menggunakan harga distributor yang disebut lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Langkah ini menjadi perhatian Pemko Batam di tengah kondisi inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, inflasi Batam pada Agustus 2026 tercatat 4,03 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah. Ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga juga membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Operasi pasar murah ini merupakan bagian dari upaya kita menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita ingin daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Amsakar, Senin (14/9/2026).

BACA JUGA:  Yuk Berwisata Bareng Keluarga di Pantai Viona, Tawarkan Pemandangan yang Indah

Digelar di Enam Lokasi

Operasi Pasar Murah tersebut dilaksanakan Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama sejumlah mitra.

Di antaranya Asosiasi Distributor Kota Batam (ADKB), Perum Bulog Batam, Pertamina SAM Kepri beserta agen dan pangkalan LPG, serta mitra binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Dinas Perikanan Kota Batam.

Sekitar 50 pelaku usaha terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pada hari pertama, Selasa (15/9/2026), pasar murah digelar di dua lokasi, yakni:

– Lapangan Bola Kampung Tua Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja.
– Depan Kantor Camat Bengkong.

Kemudian pada Rabu (16/9/2026), kegiatan berpindah ke:

– Lapangan Bola Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.
– Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.

BACA JUGA:  TP PKK Kepri Serahkan 3000 Masker Kepada TP PKK Batam

Sementara pada hari terakhir, Kamis (17/9/2026), operasi pasar murah berlangsung di:

– Flamboyan Community Centre, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.
– Pelataran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Seluruh kegiatan berlangsung pada pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.

Beras, Minyakita hingga LPG 3 Kilogram

Komoditas yang disediakan cukup beragam. Masyarakat dapat menemukan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan Minyakita, gula, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi hingga ikan segar.

Selain itu tersedia pula sayuran, buah-buahan, tepung, mi, biskuit, kopi, susu dan kacang-kacangan.

Kebutuhan energi rumah tangga juga masuk dalam operasi pasar ini melalui penyediaan LPG 3 kilogram.

Pemko Batam memastikan stok komoditas yang disediakan mencukupi selama pelaksanaan kegiatan. Harga yang ditawarkan menggunakan harga distributor dan diupayakan lebih rendah dibandingkan harga pasar.

BACA JUGA:  Sinergi dengan Ulama, Amsakar Majukan Batam lewat 15 Program Prioritas

Amsakar mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan masyarakat tidak terlalu terbebani oleh perubahan harga kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, stabilitas harga bukan hanya persoalan pemerintah, melainkan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, distributor, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita perlu memastikan pasokan tersedia dan harga tetap terkendali. Karena itu, kolaborasi dengan distributor, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting,” katanya.

Ia berharap keberadaan pasar murah tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang tengah berupaya memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika harga.

“Yang paling penting adalah masyarakat merasakan manfaatnya. Pemerintah akan terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok melalui langkah-langkah yang terukur dan kolaboratif,” ujar Amsakar.

Bagi Pemko Batam, menjaga harga bukan sekadar meredam angka inflasi. Lebih jauh, stabilitas harga diharapkan ikut menjaga ruang belanja masyarakat agar aktivitas ekonomi tetap bergerak.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni
Bentrokan Maut Jembatan 3 Barelang Tewaskan Dua Orang, Polisi Dalami Konflik Lahan
Tak Perlu Tunggu Weekend, MaxOne Batam Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu
Tutup Sembang Budaye LAM, Amsakar Dorong Budaya Melayu Jadi Kekuatan Pariwisata
Hadiri KFJS, Amsakar Ajak KAHMI dan Masyarakat Perkuat Kolaborasi
Amsakar: Batam Butuh Kekompakan, Bukan Perbincangan Kontraproduktif
Buka Mubes PK NTT, Amsakar Serukan Persaudaraan dan Rasa Memiliki terhadap Batam
Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Pemko Tunggu Data Keluarga untuk Penelusuran

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:33 WIB

Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni

Senin, 14 September 2026 - 13:55 WIB

Mulai Besok! Operasi Pasar Murah Hadir di 6 Lokasi Batam, Ini Jadwalnya

Senin, 14 September 2026 - 11:45 WIB

Tak Perlu Tunggu Weekend, MaxOne Batam Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu

Senin, 14 September 2026 - 08:36 WIB

Tutup Sembang Budaye LAM, Amsakar Dorong Budaya Melayu Jadi Kekuatan Pariwisata

Minggu, 13 September 2026 - 13:02 WIB

Hadiri KFJS, Amsakar Ajak KAHMI dan Masyarakat Perkuat Kolaborasi

Berita Terbaru