INIKEPRI.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang tengah mencari pekerjaan di Kota Tanjungpinang. Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mendorong pembukaan peluang kerja baru melalui rencana pengembangan jaringan ritel Alfamart yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 10 gerai pada 2026.
Rencana tersebut diharapkan tidak hanya memperluas aktivitas usaha di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan terdapat rencana pembukaan sekitar 10 titik gerai Alfamart. Pemerintah daerah pun akan mendorong agar masyarakat lokal mendapat prioritas dalam proses perekrutan tenaga kerja.
“Alfamart ada 10 titik kalau tidak salah saya, ada 10 titik Alfamart juga akan bikin,” ujar Lis, Sabtu (17/10/2026).
Jika setiap gerai mempekerjakan sekitar 10 orang, keberadaan 10 gerai tersebut diperkirakan berpotensi menyediakan hingga 100 kesempatan kerja. Meski demikian, angka itu masih berupa perkiraan dan jumlah tenaga kerja nantinya bergantung pada kebutuhan masing-masing gerai.
Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Pemko Tanjungpinang berupaya agar peluang kerja yang muncul dari pertumbuhan usaha dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Lis menegaskan, prioritas bagi tenaga kerja lokal bukan berarti menutup kesempatan bagi pelamar dari luar daerah. Namun, pemerintah ingin memastikan warga Tanjungpinang memiliki kesempatan yang baik untuk memperoleh pekerjaan di daerahnya sendiri.
“Bukan berarti kita menutupi untuk anak luar, tetapi tentu kita mencoba memprioritaskan anak-anak tempatan untuk bekerja,” ucapnya.
Untuk mendukung langkah tersebut, masyarakat yang berminat mencari pekerjaan dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang.
Pemerintah akan melakukan pemeriksaan administrasi terhadap data pencari kerja yang terdaftar sebelum proses penyaluran tenaga kerja dilakukan. Dengan demikian, data pelamar diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang membutuhkan karyawan.
Pemko Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan
Selain mendorong penyerapan tenaga kerja melalui rencana pembukaan gerai Alfamart, Pemko Tanjungpinang juga berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja lokal dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi tertentu.
Lis menyebutkan, pemerintah juga telah menjajaki komunikasi dengan beberapa perusahaan di luar Tanjungpinang untuk membuka peluang penyaluran tenaga kerja.
“10 unit dulu tahun awal, tapi kita juga ada beberapa yang kita soundingkan dengan perusahaan di luar Tanjungpinang untuk penyaluran tenaga kerjanya,” katanya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan lapangan pekerjaan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas ekonomi.
Meski rencana pembukaan gerai Alfamart memberikan prospek tambahan bagi pencari kerja, masyarakat tetap perlu menunggu informasi resmi mengenai jadwal pembukaan, lokasi gerai, persyaratan, serta mekanisme perekrutan dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.
Pemko Tanjungpinang berharap pengembangan usaha dan kerja sama dengan dunia industri dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah turut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

















