Mata Rantai Covid-19 Tidak Akan Putus, 70 Persen Masyarakat Malas Pakai Masker

- Publisher

Sabtu, 27 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Anggota tim komunikasi penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat patuh bermasker di publik. Jika mayoritas penduduk masih enggan bermasker, dia menyebut rantai COVID-19 akan sulit terputus.

“Kalau sebanyak 70 persen penduduk belum mau menggunakan masker, kita tidak akan berhasil memutus penularan COVID-19 ini,” tutur Reisa, Jumat (26/6).

Ia mengatakan, beberapa wilayah berhasil menekan penyebaran corona karena ketegasan masing-masing kepala daerah. Namun, faktor utama yang membuat penularan corona dapat ditekan ialah kesadaran masyarakat di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Polsek Nongsa Beri Bantuan Kepada Anak Yang Orang Tuanya Dirawat di RSKI Covid Galang

“Para kepala daerah dari provinsi yang berhasil menekan penularan mengatakan masyarakat lah yang menjadi pahlawan mereka. Aceh, Gorontalo, DIY, NTT, Tegal, Kabupaten Sleman hanya sebagian dari semua puluhan provinsi dan kota yang berhasil menekan COVID-19,” ujar Reisa.

Reisa mengajak kepala daerah lain agar meniru ketegasan pemimpin di daerah yang telah berhasil menekan penyebaran corona.

Ia meminta para kepala daerah hingga tokoh agama di masing-masing daerah menjadi teladan untuk masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Polda Kepri Kembali Gelar Patroli Dialogis di Wilayah Batuaji

“Saya pribadi dan Gugus Tugas di pusat dan daerah mengajak seluruh tokoh masyarakat dan pimpinan daerah, pejabat publik politikus, tokoh agama, influencer menjadi teladan dan mengajak masyarakat menerapkan protokol (kesehatan) dengan baik,” ucapnya.

Reisa menyatakan, dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak dapat menekan penularan corona.

“Sains buktikan jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan dapat putuskan rantai penularan, tapi tanpa pelaksanaan yang baik dan kompak enggak ada gunanya. Maka kita harus sama-sama terapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pjs Gubernur Kepri: Sinar Matahari Disinfektan Gratis Dari Allah

“Protokol ini mudah jika dilaksanakan apabila enggak sendirian, pastikan benar-benar berjarak 1-2 meter dan orang yang dekat dengan kita harus lakukan yang sama,” tuturnya.

Jumlah kasus positif corona di tanah air bertambah 1.240, sehingga total menjadi 51.427 Jumat (26/6) ini. Pasien meninggal dunia bertambah menjadi 2.683.

Berdasarkan sebaran di 34 provinsi, kasus positif corona di Jatim kini menjadi yang terbanyak dengan angka 10.901. Disusul oleh Jakarta dengan angka 10.796.

Merahputih.com

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru