Wow! Proyektil Tentara Jepang Ditemukan Warga Karimun

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, inikepri.com – Sebuah proyektil yang diduga bekas peninggalan tentara kolonial Jepang ditemukan di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Benda tersebut ditemukan Kim Gu (52), warga setempat saat menggali tanah timbunan di sekitar pesisir pantai pada Rabu (22/7) sore.

Cangkul yang digunakan Kim Gu menyentuh benda keras. Sejurus kemudian, dia menggali secara hati-hati.

BACA JUGA:  Antisipasi Sapi Bodong Jelang Idul Adha, Karantina Karimun Perketat Pengawasan

Tak mau ambil risiko, ketua RT setempat lantas menyampaikan temuan itu ke petugas Babinsa. Oleh petugas Koramil 04/Tebing proyektil tersebut lalu dibawa ke Markas Kodim 0317 Tanjungbalai Karimun.

“Pada saat pak Kim Gu ini mencangkul tanah, cangkulnya mengenai benda keras. Setelah dia buka sepertinya memang proyektil,” kata Danramil 04/Tebing, Kapten CPL E.S Nasution.

BACA JUGA:  Jalan Sungai Sebesi di Karimun Dipoles Cen Sui Lan dengan PISEW

Saat itu, Kim Gu sempat mendengar seperti suara angin ban kempes dari benda yang ditemukannya. Nasution menyebut suara itu merupakan mesiu proyektil.

Proyektil tersebut, diduga merupakan peluru dengan kaliber besar dan jenis amunisi lama. Saat ditemukan, hanya bagian depan amunisi tersebut. Sementara, bagian belakang atau pendorong tidak berfungsi.

BACA JUGA:  Pelaksanaan GTRA Summit 2023 Karimun Ditetapkan 28-30 Agustus Mendatang

“Saat ditemukan bahan peledak pendorongnya sudah rusak,”ujarnya.

“Itu untuk langkah selanjutnya, diamankan dulu sebelum dimusnahkan atau dikubur pakai garam, sebelum ditimbun siram dulu pakai garam,” tambahnya.

Berita Terkait

Semangat Muharram, Kemenag Karimun Gelar Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:37 WIB

Semangat Muharram, Kemenag Karimun Gelar Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Berita Terbaru