Bio Farma Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Dalam Negeri

- Publisher

Rabu, 12 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – PT Bio Farma (Persero) akan memprioritaskan produksi vaksin corona untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Prioritas kami untuk dalam negeri dulu,” ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir usai menghadiri pelaksanaan uji klinis tahap III vaksin covid-19 produksi Sinovac, China, di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Padjajaran (Unpad), Selasa (11/3).

Menurut Honesti, berdasarkan perhitungan sementara dibutuhkan sedikitnya 320 juta dosis vaksin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Dari hitungan sementara tahun depan itu ada target 190 juta populasi yang harus divaksin, dengan satu orang dua dosis. Artinya, kami harus menyiapkan 320 juta dosis kalau seandainya seluruhnya kami vaksin,” ucapnya.

BACA JUGA:  Sarwono Kusumaatmadja, Bapak Pembangunan Kelautan dan Perikanan Indonesia

Honesti mengingatkan besaran produksi vaksin bergantung pada kapasitas perusahaan.

“Kalau kami masih punya kapasitas lebih baru nanti kami berpikir untuk ekspor,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu proses uji klinis yang dilakukan Unpad. Selain itu, perseroan juga menunggu perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang ditargetkan selesai pada Januari 2021.

BACA JUGA:  Sambangi Galang, Garnita Kepri Ajak Masyarakat Senam Sehat dan Bagikan Ratusan Masker

Baca Juga : Gedung Plasa Telkomsel Area Pekanbaru Terbakar, ini Penyebab Hilang Sinyal di Batam?

Saat ini, perusahaan memiliki kapasitas produksi sebanyak 100 juta vaksin dalam satu tahun. Pada Desember 2020, perusahaan akan memiliki gedung baru yang menambah kapasitas produksi vaksin sebanyak 150 juta dosis per tahun.

“Desember ini secara kapasitas kita sudah siap 250 juta dosis. Nanti Januari uji klinisnya selesai dan efektif langsung kami registrasikan kepada Badan POM. Setelah hasilnya keluar, kami produksi besar-besaran dengan targetnya 320 juta dosis. Tapi juga lihat faktor bahan baku dan lainnya,” kata Honesti menambahkan.

BACA JUGA:  Polri Sita Rp78,1 Miliar dari Sindikat Judi Online, Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

Sebagai informasi, pelaksanaan uji klinis vaksin covid-19 produksi Sinovac tahap III dimulai hari ini di RSP Unpad. Penyuntikan vaksin itu disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain di RSP Unpad, ada lima lokasi uji klinis lainnya yaitu Balai Kesehatan Unpad dan empat Puskesmas di Bandung.

Sumber : www.aksi.id

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru