Prabowo Perintah Dukung Gibran, Antara Balas Jasa dan Pilpres 2024

- Publisher

Rabu, 19 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Rakabuming Raka

Gibran Rakabuming Raka

Gibran Rakabuming Raka

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai Ketum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto cerdas membaca peluang politik. Di saat PDI Perjuangan belum mengumumkan apakah akan mendukung Gibran Rakabuming Raka maju di Pilkada Solo 2020, Prabowo sudah memerintahkan jajarannya untuk mendukung putra Presiden Jokowi tersebut.

Menurut Ujang, sikap mantan Danjen Kopassus tersebut dapat ditafsirkan beragam. Bisa saja ada yang beropini sebagai balas jasa.

BACA JUGA:  Gibran Rakabuming Raka Resmi Menjadi Wali Kota Solo

Prabowo diketahui sebelumnya rival Jokowi di Pilpres 2019 lalu. Namun kemudian menjadi anak buah Jokowi di kabinet Indonesia Maju.

“Selain untuk membalas jasa, bisa juga langkah Prabowo memerintahkan jajarannya mendukung Gibran diartikan lain. Misalnya, dianggap demi menjaga kepentingan di masa yang akan datang,” ujar Ujang kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Selasa (18/2).

BACA JUGA:  BI, Govt. Synergise to Promote MSMEs to Enter the Global Market

Menurut direktur eksekutif Indonesia Political Review ini, Gerindra dan Prabowo sangat membutuhkan Jokowi, jika Menteri Pertahanan itu berniat tampil kembali sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

“Harus diingat, Gerindra dan Prabowo butuh Jokowi. Karena di Pemilu 2024 Jokowi masih presiden. Masih bisa menentukan siapa yang akan terpilih menjadi presiden,” katanya.

BACA JUGA:  Ini Jawaban Pemerintah soal Hukuman Mati

Meski demikian, dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini menyebut, pandangannya masih berdasarkan analisis politik saat ini. Sementara pelaksanaan pilpres masih empat tahun ke depan.

“Artinya segala sesuatu masih sangat mungkin berubah, karena politik sangat dinamis,” katanya.

Sumber: fajar.co.id

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Berita Terbaru