Karena Corona, Airy Menyerah

- Publisher

Jumat, 8 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Startup penyedia jaringan hotel murah, Airy, akan menutup layanan mereka secara permanen dalam waktu dekat. Keputusan tersebut diambil karena kondisi sulit industri pariwisata, termasuk perhotelan, selama pandemi virus corona di Indonesia.

Menurut laporan Deal Street Asia, Airy rencananya akan menyudahi operasional mereka dalam waktu kurang dari satu bulan ke depan. Layanan dengan jaringan mitra hotel ditutup pada 31 Mei.

Startup yang berdiri pada 2015 itu telah memberitahu mitra hotel mereka terkait rencana penutupan ini. Menurut sebuah dokumen internal yang didapatkan Deal Street Asia, Airy telah melayangkan pemberitahuan kepada para mitra hotel terkait pemutusan kerja sama sepihak yang akan efektif mulai 31 Mei 2020.

BACA JUGA:  Ada 56 Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029, Ini Daftar Namanya

Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa keputusan “untuk menghentikan kegiatan operasional secara permanen” diambil Airy karena pandemi COVID-19 telah memberikan pukulan langsung bagi industri pariwisata.

“Kami telah melakukan upaya terbaik kami untuk mengatasi dampak dari bencana nasional ini,” tulis dokumen Airy, yang didapat Deal Street Asia. “Namun, mengingat penurunan yang signifikan dalam bisnis, serta berkurangnya jumlah sumber daya manusia (SDM) yang kami miliki saat ini, kami telah memutuskan untuk menghentikan aktivitas bisnis kami secara permanen.”

BACA JUGA:  Indonesia Segera Miliki 3 Provinsi Baru, Apa Saja?

Sebelum munculnya pandemi corona, Airy mengalami perombakan manajemen pada akhir 2019 dan awal 2020, Perombakan manajemen tersebut membuat Danny Handoko, pendiri Airy, melepaskan jabatannya sebagai CEO kepada Louis Alfonso.

Pergantian manajemen ini membuat sejumlah petinggi Airy dan karyawan di level menengah undur diri, menurut penjelasan mantan karyawan tersebut. Setelah itu, Airy juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar pada Maret.

BACA JUGA:  Mau Dijadikan Masjid, Muhammadiyah Akan Beli Gereja di Madrid

Airy didirikan oleh dua orang mantan karyawan Traveloka, Danny Handoko, dan Samsu Sempena, pada tahun 2015.

Airy sendiri merupakan perusahaan yang menjadi bagian dari Traveloka, penyedia aplikasi online travel agent yang saat ini dilaporkan mengalami guncangan hebat akibat dampak wabah COVID-19. Bisnis Airy mandek karena industri pariwisata paling terdampak oleh wabah COVID-19.

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru