Karena Corona, Singapura Tidak Berangkatkan Jama’ah Haji Tahun Ini

- Publisher

Sabtu, 16 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura, inikepri.com – Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) mengumumkan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun ini ditunda hingga 2021 karena pandemi virus corona (Covid-19).

Pengumuman ini disampaikan MUIS dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (15/05).  Kata MUIS, sebagaimana diberitakan Straits Times, keputusan penundaan itu didasarkan pada alasan kesehatan dan keselamatan. Pada tahun, ada 900 orang yang sudah terdaftar sebagai jamaah haji di Singapura.

Namun karena aturan penundaan, maka secara otomatis mereka akan berangkat ke Makkah untuk berhaji tahun depan. Dikatakan, MUIS membahas hal itu bersama dengan Komite Fatwa dan mendapatkan dukungan darinya. Menurut MUIS, tidak semua prasyarat haji yang aman terpenuhi dalam kondisi pandemi seperti saat ini.  

BACA JUGA:  Singapura Masih Wajibkan Warganya Pakai Masker, Meski Tingkat Vaksinasi Tinggi

MUIS yakin bahwa Arab Saudi akan melakukan langkah-langkah yang tepat manakala haji tahun ini tetap dilaksanakan. Namun demikian, MUIS mengaku memiliki pertimbangan sendiri untuk menunda keberangkatan jamaah haji asal Singapura. Yaitu untuk menjaga kesehatan dan kesejateraan para jamaah.

Menurut keterangan MUIS, Lebih dari 80 persen warga Singapura yang dijadwalkan berangkat haji tahun ini berusia di atas 50 tahun. Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, kategori individu ini menghadapi risiko komplikasi dan kematian yang lebih besar jika mereka terinfeksi virus corona.

BACA JUGA:  Singapura Alami Peningkatan Kasus COVID-19, Kepri Diminta Waspada

Sementara jamaah haji yang lebih muda juga menghadapi persoalannya sendiri. Yaitu terkait izin cuti dari tempatnya bekerja dan kondisi ekonomi yang memprihatinkan akibat Covid-19.

Menteri Urusan Muslim Singapura Masagos Zulkifli menyebut, keputusan penundaan pemberangkatan jamaah haji ini dibuat MUIS secara independen, bukan karena kebijakan Arab Saudi.

BACA JUGA:  Empat Jemaah Haji Anambas Kloter 17 BTH Tiba di Madinah, Siap Jalani Ibadah di Masjid Nabawi

Semata-mata itu dilakukan demi yang terbaik untuk Singapura dan keamanan jamaah.

“Dan karena pertimbangan untuk kebutuhan dan keselamatan para jamaah kami, dalam konteks yang memberikan pelayanan terbaik Singapura,” katanya dalam konferensi persnya, Jumat (15/05).

Sebagaimana diketahui, pada Maret lalu pemerintah Arab Saudi melarang pelaksanaan ibadah umrah karena khawatir penularan virus corona.

Meski demikian, pihak Kerajaan belum mengumumkan terkait dengan pelaksanaan haji tahun yang akan berlangsung pada akhir Juli. Apakah tetap dilaksanakan atau tidak.  

Berita Terkait

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru