Persiapan New Normal, TNI dan Polri Ikut Disiplinkan Pelaksanaan Protokol Kesehatan

- Publisher

Selasa, 26 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, dan Gubernur DKI Anies Baswedan, meninjau fasilitas umum di Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran Hotel Indonesia, untuk meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal di sarana publik, pada Selasa (26/05) pagi.

Dalam keterangan persnya, Presiden mengatakan, kedatangannya ke Stasiun MRT Bundaran HI, dalam rangka dimulainya dukungan pasukan TNI dan Polri untuk penerapan prosedur standar new normal. Penerapan terutama di titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan masyarakat untuk ikuti protokol kesehatan sesuai pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

BACA JUGA:  AHY Masuk Kabinet. Pengamat : Dia Bisa Ikut Ritme Kerja Jokowi

“Kegiatan ini digelar di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota. Kami berharap disiplin yang kuat akan semakin terjaga dan kami harapkan keberadaan TNI dan Polri yang ikut secara masif mendisiplinkan masyarakat, bisa menurunkan kurva penyebaran Covid-19,” kata Presiden.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto, menambahkan, keikutsertaan TNI dan Polri mendisiplikan protokol kesehatan dimaksudkan agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan dan aman terhadap Covid-19.

“Objeknya tempat lalu lintas masyarakat, mal, pasar rakyat, dan tempat pariwisata. Dari data yang ada, sebanyak 1.800 objek di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang akan dilakukan pendisiplinan,” jelas dia.

BACA JUGA:  Salat Tarawih di Rumah, Simak Disini Caranya

Untuk tahap pertama, kegiatan dilakukan serentak di empat tempat, yakni DKI Jakarta (Bundaran HI), Jawa Barat (Bekasi), Provinsi Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Dalam aktivitasnya, TNI dan Polri akan memastikan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti mempergunakan masker, tetap menjaga jarak aman, dan memastikan tersedianya tempat cuci tangan lengkap dengan alat sanitasi.

“Misalkan saja di mal yang memliki kapasitas 1.000 pengunjung hanya akan diizinkan 500 pengunjung saja dan ini akan diawasi. Begitu juga dengan rumah makan. Ini kerja sama antara TNI, Polri, pemda, dan gugus tugas. Anggota TNI/Polri yang diturunkan untuk kegiatan ini berjumlah 340.000,” terang dia.

BACA JUGA:  Jokowi Bersyukur NU Masih Jadi Garda Terdepan dalam Membela Kepentingan Bangsa

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, perpanjangan PSBB Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau new normal.

“Perpanjangan ini adalah masa menentukan. Mengapa? Karena bila di hari-hari ini, penularan di Jakarta menurun, angka kasus baru menurun, kemudian yang biasa digunakan oleh para ahli epidemiologi yang disebut reproduction number, angkanya sekarang di Jakarta sekitar 1, bisa turun di bawah 1, maka sesudah 4 Juni, kita bisa melakukan transisi menuju kenormalan baru,” jelas Anies.

Alinea

Berita Terkait

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:13 WIB

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru