Presiden: Tak Seorang pun Bisa Memastikan Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir, Kegiatan Produktif Harus Jalan

- Publisher

Minggu, 14 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia terus beradaptasi dengan tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19. Ini harus dilakukan sampai vaksin Covid-19 ditemukan.

“Sembari menanti ditemukannya vaksin Covid-19, kehidupan harus tetap berjalan dengan mengadaptasi tatanan hidup baru,” kata Jokowi melalui akun media sosialnya, Minggu (14/6).

BACA JUGA:  Pemerintah Luncurkan Logo Baru IKN, Ini Wujudnya

Dia melanjutkan, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, kegiatan produktif harus terus berjalan. Guna menghindari terpapar virus asal Wuhan, China itu, setiap orang harus melindungi dirinya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Kita ingin sehat, tapi juga tetap produktif,” ujarnya.

BACA JUGA:  Presiden: Terima Kasih Pers Nasional atas Kontribusinya untuk Bangsa dan Negara

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, semua orang ingin pandemi ini segera berakhir. Namun, tak ada seorang pun bisa memastikan kapan Covid-19 ini berakhir.

“Tak seorang pun yang bisa memastikan,” kata dia.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Sabtu (13/6) kemarin, kasus positif corona di Indonesia sudah mencapai 37.420.

BACA JUGA:  Bunuh Majikan, PMI Divonis Seumur Hidup di Singapura

Sementara itu, kasus meninggal sudah menyentuh angka 2.091. Terjadi penambahan sebanyak 43 kasus kematian kemarin.

Meski angka kasus positif baru dan kematian meningkat tajam, pasien sembuh dari Covid-19 juga terus bertambah. Tercatat 563 pasien sembuh dari corona kemarin. Sehingga total akumulatif kasus sembuh sebanyak 13.776.

Aksi

Berita Terkait

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Berita Terbaru