AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO

- Publisher

Kamis, 9 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak di AS.

Presiden Donald Trump membekukan dana AS untuk WHO pada April dan sebulan kemudian, mengumumkan niatnya untuk keluar. Ia menuduh organisasi itu bias, condong pada China dalam penanganan wabah virus corona dan menuntut reformasi.

BACA JUGA:  Melangkah ke Era Digital Mandiri, China Uji Teknologi Internet Satelit

“Kita telah merinci reformasi yang harus dibuat dan melibatkan mereka secara langsung, tetapi mereka menolak untuk bertindak. Karena mereka gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan,hari ini kita akan memutuskan hubungan,” kata Trump pada Mei.

BACA JUGA:  Ngeri! Dikira Hamil, Ternyata ada Cacing Sepanjang 7 Meter Bersarang

Menurut aturan WHO, negara mana saja yang hendak keluar dari organisasi itu harus memberi pemberitahuan satu tahun sebelumnya. Jika Trump kalah dalam pemilihan November, presiden berikutnya bisa memutuskan untuk tetap menjadi anggota.

BACA JUGA:  Waduh! Direktur WHO: Vaksin Bukanlah Akhir dari Covid-19

Amerika memimpin dunia dengan kasus Covid-19 terbanyak, yaitu dengan hampir 3 juta penderita dan hampir 131.000 kematian.

Pakar kesehatan AS menyebut tindakan presiden itu picik dan menghancurkan kerja sama selama puluhan tahun dalam memerangi semua penyakit.

Voaindonesia

Berita Terkait

AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim
Singapura Bentuk Badan Antariksa Nasional NSAS, Siap Beroperasi April
Batam Siap Jadi Pusat Eksekusi Industri Global, BP Batam Perluas Jaringan Investasi di Singapura
133 WNI Dideportasi dari Malaysia, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan ke Batam
Arab Saudi Temukan Cadangan Emas Raksasa di Wilayah Makkah, Produksi Diproyeksikan 250 Ribu Ons per Tahun
Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:29 WIB

AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:08 WIB

Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:25 WIB

Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:35 WIB

Singapura Bentuk Badan Antariksa Nasional NSAS, Siap Beroperasi April

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:49 WIB

Batam Siap Jadi Pusat Eksekusi Industri Global, BP Batam Perluas Jaringan Investasi di Singapura

Berita Terbaru