Program Berkat Buat Melarat! Driver Gojek Batam Ancam Uninstall Aplikasi

- Publisher

Senin, 13 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Ribuan driver ojek online (Ojol) Gojek menduduki Kantor DPRD Kota Batam, Senin (13/7). Meski ditengah guyuran hujan deras, para driver tetap semangat menyuarakan tuntutannya agar dipenuhi PT. Gojek Indonesia (GI).

Dalam aksi ini, tuntutan para driver ojol ini masih sama dengan aksi Kamis (9/7) silam, yakni menghapus Program Berkat di Kota Batam.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Batam, perwakilan PT. GI mengaku tidak bisa memutuskan tuntutan para driver ojol ini, karena kewenangan tersebut ada di kantor pusat.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Tetap Upayakan Sepeda Motor untuk RT/RW
RDP Komisi I dengan Ojol dan PT. GI

Program Berkat yang dibuat PT. GI ini menjadi sebuah permasalahan bagi para driver ojol di seluruh Indonesia.

Untuk mengikuti program berkat ini, para driver ojol diwajibkan harus memenuhi beberapa syarat, yaitu :

  1. Driver harus memilki 14 poin
  2.  Program hanya berlaku dari pukul 08:00 sampai 20:00 WIB
  3.  Performa minimal 75%
BACA JUGA:  Nak Tau Cara Penanganan Covid-19? Selow, Batam Punya Arsip Lengkapnya

Terang saja, syarat ini membuat para driver ojol ini merasa keberatan. Yusri, ketua Gabungan Komunitas Online (GKO) Batam, menyatakan, driver ojol Batam meminta agar skema insentif dikembalikan seperti semula.

“Insentif kembalikan, Berkat hapuskan. Program Berkat kok buat driver melarat!,” terang Yusri, kepada inikepri.com.

BACA JUGA:  Mantap! Antisipasi Covid-19, Puskesmas Sekupang Lakukan Pemeriksaan ke Pemukiman

Yusri juga menambahkan, aksi unjuk rasa ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

“Jika mereka (PT. GI) tidak memenuhi tuntutan kami, kami akan uninstall aplikasi!,” tegasnya.

Gelombang aksi driver ojol di Kota Batam ini juga membuat puluhan ribu pengguna aplikasi Gojek kelabakan. Sudah beberapa hari terakhir ini, para pengguna kesulitan menemukan driver ojol untuk menggunakan layanan Gojek karena para driver ojol mematikan layanan(offbid).

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat
TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru