Biadab! Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Al Quran di Masjid Swedia

- Publisher

Jumat, 7 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denmark, inikepri.com – Politikus pimpinan partai Garis Keras, Denmark, Rasmus Paludan, yang menampilkan diri sebagai tokoh anti-Islam, mengumumkan rencana untuk melakukan pembakaran kitab suci Alquran dalam kunjungannya ke Swedia pada 28 Agustus.

Menurut pengakuannya, Paludan berencana melakukan aksinya di dekat sebuah masjid di daerah padat imigran Rosengård, di Malmo, Swedia. Dia menyebut tindakan yang dipastikan akan mengundang kemarahan Muslim itu sebagai “pembelaan terhadap saudara-saudaranya Swedianya” yang dia anggap tersingkir dengan kedatangan imigran.

BACA JUGA:  Apes! Sepeda Motor ini Masuk Septik Tank, Gara-Gara Hujan Deras

“Saudara-saudara Swedia kami dimusnahkan di negara mereka sendiri, jadi paling tidak yang bisa kami lakukan untuk membantu mereka adalah muncul di salah satu daerah kantong mereka (imigran) dan memberi tahu pendapat jujur kami tentang Alquran,” kata Paludan dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Sputnik.

BACA JUGA:  New Normal Gagal, Korea Selatan Terapkan Lagi Pembatasan Sosial

Sementara partainya menulis, “Alquran akan terbakar di Rosengård”.

Paludan telah membuat dirinya dikenal karena membakar Alquran di seluruh tempat tinggal imigran di Denmark. Dia melihat tindakan itu sebagai haknya untuk bebas berbicara dan bebas beragama. Dia telah beberapa kali menjadi sasaran serangan dan upaya pembunuhan karena aksi-aksinya itu.

BACA JUGA:  Arab Saudi Temukan Cadangan Emas Raksasa di Wilayah Makkah, Produksi Diproyeksikan 250 Ribu Ons per Tahun

Pandangan dan pernyataan mantan pengacara dan dosen di Universitas Kopenhagen itu telah memicu banyak kontroversi hukum. Pada 2019, ia dihukum karena dianggap mengekspresikan pandangan rasis, dan pada Juni lalu Paludan dijatuhi hukuman penjara tiga bulan, dengan dua bulan ditangguhkan.

Sumber : www.eramuslim.com

Berita Terkait

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel
Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis
Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:00 WIB

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel

Jumat, 6 November 2026 - 08:01 WIB

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Berita Terbaru