Kisah Sukses Peserta Program Kartu Prakerja

- Publisher

Jumat, 4 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Di kedai dapurnya, Nirwana terlihat sedang sibuk memasak. Kegiatan itu menjadi rutinitas Nirwana sejak Mei lalu. Beragam menu ia jual. Mulai baso aci, mie nyemek, seblak, dan lainnya. Menu-menu itu biasanya dipasarkan secara online.

Dari hasil penjualan yang dilakukan sejak Mei, ia mampu mengantongi Rp 4 juta setiap bulan. Pendapatan yang tergolong lumayan jika dibandingkan dari pekerjaan sebelumnya.

Semula Nirwana bukanlah pedagang. Profesi perempuan 22 tahun itu adalah seorang guru honorer di sebuah sekolah di Kendari, Sulawesi Tenggara. Wabah Covid-19 menyebabkan tempatnya bekerja tak lagi memperpanjang kontrak.

Berhenti menjadi guru honorer tak membuat Nirwana patah arang. Kebetulan juga saat itu pemerintah sedang membuka program kartu prakerja.

Nirwana lantas mencoba ikut mendaftar pada gelombang III (24-30 April 2020). Beruntung ia dinyatakan lolos bersama 224.615 orang lainnya. Ia pun mendapat bantuan mendapat bantuan Rp 3.550.000. Dana itu untuk biaya pelatihan dan insentif.

BACA JUGA:  Kartu Prakerja Tingkatkan Efektifitas dan Efisiensi Bantuan

Dari dana yang didapat itu, Nirwana lantas mengikuti program kelas memasak, sosial media marketing, dan pengelolaan keuangan. Ilmu dari pelatihan itulah yang kemudian diterapkan di Kedai Nirwananya. “Insentif Rp 600 ribu sangat membantu. Modal itu saya putar agar kembali lebih. Alhamdulillah bisa,” katanya, Senin (31/08/2020).

Kisah serupa juga dialami Bayu Juliandri. Wabah Covid-19 ini juga menyebabkan ia di PHK dari tempatnya bekerja. Di rumahkan perusahaannya tak membuat Bayu patah arang. Ia mencoba berburu informasi seputar peluang-peluang usaha.

Dari hasil berburu informasi itu ia mendapatkan informasi program kartu prakerja. Tanpa pikir panjang ia menjajal program kartu prakerja gelombang II. Beruntung Bayu lolos.

BACA JUGA:  Ini Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17

Dinyatakan lolos, ia lantas mengikuti pelatihan wirausaha dari Bencoolen Coffee. “Saya pelajari A-Z. Meski lewat zoom pelatihan ini sangat membantu saya,” kata Bayu, Rabu (2/9/2020).

Setelah mendapat ilmu itu, Bayu membuka kedai mini Bencoolen Coffee.

Menurut Direktur Pemasaran the Bencoolen Coffee Lukcy Widja, usaha kedai mini Bayu itu hanya bermodalkan Rp 3,5 juta.

Di Bencoolen Coffee, menurut Lucky, peserta pelatihan bisa memilih sejumlah materi pelatihan. Ada tiga program yang bisa dipilih: cara berwirausaha kopi kekinian, pelatihan barista, dan pemasaran kopi.

Nirwana dan Bayu hanyalah dua peserta yang sukses mengikuti program kartu prakerja. Tentu masih banyak jejak peserta seperti yang dialami Nirwana dan Bayu.

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah memang mempercepat peluncuran program kartu prakerja. Program kartu prakerja sendiri sebenarnya merupakan salah satu materi kampanye pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amien saat mencalonkan diri menjadi capres dan cawapres 2019 lalu.

BACA JUGA:  Wow, Dana Kartu Prakerja Tahun 2023 Naik Jadi Segini…

Program kartu prakerja ini merupakan program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Bagi mereka yang mendaftar dan dinyatakan lolos, pemerintah akan mendapatkan sertifikat dan insentif. Insentif diberikan sebesar Rp 3.550.000. Dana itu untuk biaya pelatihan dan insentif.

Sejak dibuka pada pertengahan April lalu pemerintah sudah membuka enam gelombang. Saat ini gelombang VII sedang berjalan. Dari gelombang I hingga VI sudah ada 3 juta orang yang mendapat kartu prakerja dari 5,6 orang juta yang ditargetkan. Sisa 2,6 juta akan dilanjutkan pada gelombang-gelombang berikutnya.

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru