Pilu! Gadis Yatim Piatu Diduga Diperkosa oleh Kader Partai Demokrat Pengusaha Angkringan

- Publisher

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, inikepri.com – Wn (19 tahun), gadis yang menjadi korban upaya pemerkosaan oleh kader Partai Demokrat Tulungagung, Rizky Puja Mahardika, diketahui anak yatim piatu. Dia tinggal bersama kakaknya yang bernama Suci.

Dugaan pemerkosaan yang dilakukan RK kepada Wn itu diketahui terjadi pada hari pertama korban bekerja di angkringannya, yang berada di Perumahan Bolo Asri, Padukuhan Jeta’an, Desa Balerejo, Kecamatan Kauman pada Senin, 21 September 2020 lalu.

Waktu itu, Wn melamar kerja di angkringan RK dan langsung diterima dan disuruh langsung bekerja hari itu juga sampai pukul 22.00 WIB.

Ketika waktu kerja telah selesai, karena sedang hujan, Wn dipaksa untuk meminum minuman beralkohol oleh RK. Wn berusaha menolak, namun tetap saja dipaksa oleh RK untuk meminum hingga empat gelas.

BACA JUGA:  Akhir dari Pelarian Ayah Bejat Perkosa Anak Kandung di Riau, Ditangkap di Batam

Setelah dipaksa minum minuman keras, Wn yang merupakan anak yatim piatu itu kemudian diajak untuk berhubungan badan oleh RK. 

Untuk melancarkan aksinya, RK mematikan lampu dan menutup pintu sehingga membuat Wn ketakutan. Saking takutnya, Wn pun mengerahkan seluruh tenaganya untuk melawan RK dan dia pun berhasil mendobrak pintu dan berlari ke jalan.

Diliputi rasa takut, Wn berlari di bawah guyuran hujan malam, tanpa memedulikan barang-barangnya, termasuk sepeda motornya, yang masih berada di angkringan milik RK.

Pengalaman mengerikan itu pun membuat Wn mengalami trauma berat dan membuatnya takut untuk bertemu laki-laki.

Rizky Dipecat Demokrat

Rizky pun dipecat oleh DPC Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung karena diduga telah memperkosa Wn.

BACA JUGA:  Bejat! Pria Ini Nekat Perkosa Nenek 60 Tahun Berkali-kali

Rizky sendiri sebetulnya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan video ketika ia meminta maaf viral di media sosial.

“Aku minta maaf. Sing dadi kesalahanku, kekhilafanku, …mokso arep berhubungan intim,” katanya dalam video itu.

 

Meski sudah minta maaf, Partai Demokrat tak mau menolerir perbuatan RK yang dianggap telah mencoreng nama baik partai. Prosesi penonaktifan itu sendiri dilakukan secara resmi dengan disaksikan perwakilan pengurus.

“Sementara yang bersangkutan kami nonaktifkan dulu. Terhitung sejak adanya kasus ini,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung, Sofyan Heryanto, di Tulungagung, seperti dilansir Antara, Rabu (14/10/2020).

RK yang dihadirkan dalam sidang internal, diputuskan nonaktif sampai kasusnya tuntas secara hukum. Semua atribut partai yang ada di rumah RK juga dilepas.

BACA JUGA:  Sepasang Bule Begituan di Pinggir Pantai, Lokasinya Disebut-sebut di Wilayah Ini

“Kami lakukan keputusan ini agar yang bersangkutan bisa fokus menyelesaikan masalah pribadinya, dan supaya tidak mempengaruhi urusan partai,” terang Sofyan.

RK sendiri merupakan Ketua Muda-Mudi Demokrat, organisasi sayap Partai Demokrat yang mewadahi kaum muda dengan usia di bawah 40 tahun. 

Dalam struktur kepengurusannya, tidak ada SK (Surat Keputusan) pengangkatan atau pemberhentian pengurus.

Terkait pelaporan kasus pelecehan itu ke kepolisian, Sofyan menyerahkan hal itu pada pribadi korban dan keluarganya. Ia mendukung jika ada laporan kepolisian terkait kasus itu. Pihaknya juga ingin mengetahui sejauh mana kasus ini terjadi.

“Saya berharap agar kedua belah pihak terbuka menyampaikan informasi terkait kasus ini,” katanya. (AFP/Indozone)

Berita Terkait

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau
Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam
Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift
Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan
Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok
BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang
Terbongkar! Banyak Perusahaan Besar di Batam Ngaku UMKM demi Bayar Gaji di Bawah UMK
Video Promosi Luxor Spa Batam Tampilkan Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi, Kini Menghilang, Live TikTok Ikut Terhenti

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok

Berita Terbaru