Menegangkan! Saat Anggota Brimob Diringkus TNI karena Diduga hendak Jual Senjata ke OPM

- Publisher

Selasa, 27 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Photo : Korpaskhas)

(Photo : Korpaskhas)

Papua, inikepri.com – Anggota Satuan Korps Brigade Mobile (Mobile) diringkus saat diduga kuat akan menjual senjata api kepada kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ternyata anggota Satuan Gegana Brimob Polri berinisial Bripka JH itu diringkus prajurit dari Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Korps Pasukan Khas alias Korpaskhas TNI Angkatan Udara dan Satuan Tugas Mandala.

Dalam siaran tertulis dihimpun VIVA Militer dari Korpaskhas TNI AU, Senin 26 Oktober 2020, anggota Brimob itu diringkus beberapa saat setelah tiba di Bandara Udara Nabire, Papua, pada 21 Oktober 2020.

BACA JUGA:  Judi Online Merajalela, Kominfo Serius Gencarkan Pemberantasan

Menurut Komandan Pos Paskhas Pos Nabire, Kapten Pas Supriyadi, penangkapan berawal dari informasi yang diterimanya dan pasukan tentang kedatangan pesawat ditumpangi Bripka JH dan seorang pelaku lainnya.

Lalu keluar perintah dari Komandan Satgas Paskhas Pamrawas Papua, Letnan Kolonel Pas Y Made Suarsosno untuk memperketat penjagaan di seluruh lini Bandara Nabire.

Ketika itu suasana di bandara benar-benar tegang, sampai akhirnya pada sekitar pukul 12:16 WIT, pesawat yang ditumpangi Bripka JH mendarat di UPBU kelas II Doue Aturure. Penindakan pun langsung dilakukan Paskhas bersama tim Satgas Mandala gabungan TNI dan Polri meringkus Bripka JH.

BACA JUGA:  Hari Pahlawan, Jokowi Akan Anugerahkan Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera

Setelah itu pada pukul 14:40 WIT, senjata api yang dibawa Bripka dicek Avsec Bandara bersama Satgas Paskhas dan Satgas Mandala. Saat ditemukan 2 pucuk senjata api laras panjang jenis M16 dan M4 beserta 2 magasin tanpa peluru.

BACA JUGA:  Ini Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber

Usai diringkus tanpa perlawanan, pemeriksaan dilakukan selama beberapa jam, setelah itu tim Satgas Mandala menggelandang Bripka JH dan satu pelaku lainnya ke Polres Nabire.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Polda Papua, Irjen Paulus Waterpauw sudah memberikan beberapa keterangan termasuk dugaan bahwa senjata akan dipasok ke kelompok OPM. Bahkan, dari penyelidikan sementara Bripka JH sudah lebih lima kali menjual senjata ke OPM basis Intan Jaya. (ER/Viva)

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027
Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Berita Terbaru