Biaya Umrah Naik, Diperkirakan Minat dan Kemampuan Jemaah Indonesia Akan Turun

- Publisher

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Jakarta, inikepri.com – Bagi masyarakat yang ingin melaksanakan umrah di tengah pandemi COVID-19 harus menyiapkan dana lebih. Sebab, biaya untuk berangkat ibadah ke Tanah Suci naik.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Azhar Ghazali, mengatakan kondisi itu sebenarnya tidak menyurutkan keinginan masyarakat berangkat umrah.

“Keinginan besar mereka ada cuman memang kalau melihat syarat-syarat yang begitu ketat dan juga tentunya biaya yang membengkak akibat mengikuti protap COVID-19 jemaah ada yang masih menunggu kondisi membaik dan normal,” kata Azhar saat dihubungi, Senin (2/11).

BACA JUGA:  Ini 8 Komitmen Listyo Sigit Prabowo jika Resmi Jadi Kapolri

Azhar mengungkapkan, peningkatan biaya itu yang semula harga paket Rp 25 juta bisa menjadi Rp 30 juta. Sementara yang dari daerah seperti Makassar peningkatannya lebih tinggi dari Rp 30 juta sekarang Rp 38 juta.

Azhar mengatakan jumlah tersebut belum termasuk biaya tes PCR untuk mendeteksi COVID-19 sebanyak dua kali. Ia menegaskan setiap calon jemaah memang harus menerapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Waduh! Indonesia Tolak Kunjungan Turis Asing hingga Akhir 2020

“Jadi mereka yang berangkat nanti yang terseleksi dan bersedia mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan. Iya makanya sata bilang selektif bagi mereka yang benar mampu dan mau,” ujar Azhar.

Azhar menganggap diizinkannya kembali jemaah dari luar negeri termasuk dari Indonesia memasuki Arab Saudi membuat para pengusaha atau pengelola umrah bisa bernapas lega. Sebab, sudah sejak Februari 2020 usaha mereka telah berhenti. Saat ini, para pemilik travel umrah sudah berada di Saudi.

BACA JUGA:  Habib Hasan: FPI Mirip PKI, Cuma Beda Simbol

“Yang berangkat kemarin sebagian besar adalah owner, pengelola travel umrah yang bertujuan untuk melihat langsung kesiapan Saudi dalam menyambut jemaah umrah dari negara kita, termasuk juga bagaimana penerapan umrah di New normal umrah ini,” tutur Azhar.

“Nantinya kami akan mengedukasi dan sosialisasi kepada seluruh calon jemaah di Indonesia,” katanya. (RM/Kumparan)

Berita Terkait

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Sepatu adidas Kids Diskon Terbaik, Grand Court & Star Wars

Minggu, 21 Jun 2026 - 08:29 WIB