LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya

- Publisher

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka program Beasiswa Akselerasi Magister tahun 2026. Pendaftaran program ini berlangsung mulai 2 hingga 30 April 2026.

Program ini dirancang untuk memberikan jalur percepatan bagi mahasiswa sarjana (S1) agar dapat langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) melalui skema terintegrasi. Dengan demikian, calon penerima sudah berkesempatan memperoleh beasiswa bahkan sejak masih berstatus mahasiswa S1.

Mengacu pada ketentuan resmi LPDP, program ini menyasar mahasiswa S1 aktif yang memiliki prestasi akademik unggul. Salah satu syarat utama adalah telah menempuh masa studi minimal 1,5 tahun serta masuk dalam peringkat 10 terbaik di program studinya.

BACA JUGA:  Kepala BNN Baru Petrus Golose, Bersama Tito dan Idham Bekuk Dr Azhari

Dalam skema ini, LPDP memberikan pendanaan maksimal selama 24 bulan yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah internasionalisasi sarjana selama 12 bulan, disusul tahap kedua berupa studi magister di perguruan tinggi tujuan selama 12 bulan.

Pada tahap internasionalisasi, penerima beasiswa akan memperoleh berbagai komponen pendanaan, antara lain biaya pendaftaran, uang kuliah (tuition fee), tunjangan buku, biaya pengurusan visa atau izin tinggal, transportasi, dana kedatangan, asuransi kesehatan, hingga uang saku bulanan. Selain itu, tersedia pula insentif kelulusan, bantuan untuk mengikuti lomba internasional, serta dana darurat.

BACA JUGA:  Hercules Penuhi Panggilan dari KPK

Sementara itu, pada tahap magister, cakupan beasiswa menjadi lebih luas. Selain komponen dasar seperti biaya kuliah, buku, transportasi, dan uang bulanan, LPDP juga menyediakan dukungan akademik berupa bantuan riset tesis, seminar atau konferensi, serta publikasi ilmiah. Fasilitas lain seperti asuransi kesehatan, dana kedatangan, hingga insentif kelulusan juga tetap diberikan.

BACA JUGA:  Indonesia Jadi Pusat Pelatihan Nuklir Satu-satunya di ASEAN

Menariknya, selama masa transisi dari jenjang S1 ke S2, peserta tetap mendapatkan dukungan finansial. Bantuan tersebut mencakup biaya hidup bulanan, transportasi, hingga dana darurat apabila diperlukan.

Namun demikian, program ini tidak berlaku untuk seluruh perguruan tinggi. LPDP menetapkan bahwa hanya kampus asal dan kampus tujuan tertentu yang memenuhi kriteria yang dapat mengikuti skema beasiswa akselerasi ini.

Program ini diharapkan menjadi peluang strategis bagi mahasiswa berprestasi untuk mempercepat jenjang pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Berita Terbaru