Temukan Pelanggaran Pilkada? Warga Bisa Lapor Kesini, Mudah!

- Publisher

Rabu, 11 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Twitter)

(Twitter)

INIKEPRI.COM – Meski digelar di tengah pandemi COVID-19, pemerintah menargetkan partisipasi publik dalam menyampaikan suara di pemilihan kepala daerah atau pilkada tahun ini naik menjadi 77,5 persen dibandingkan pada 2018 yang mencapai 73,24 persen. Pemerintah juga menegaskan jika pilkada tahun ini dilaksanakan dengan ketatnya protokol kesehatan.

Startup teknologi solusi kota pintar, Qlue, bersama Pilkada Watch berkolaborasi untuk mewujudkan pilkada aman, bersih, dan sehat ketika pandemi. Melalui kolaborasi ini, Aplikasi Qlue atau QlueApp akan menjadi medium utama yang dapat digunakan oleh relawan Pilkada Watch dan masyarakat umum untuk melaporkan apabila terjadi pelanggaran.

Pelanggaran pilkada yang dimaksud adalah seperti administrasi pemilu, tindak pidana pemilu, dan kode etik pemilu. Selain itu, agar terwujud pilkada yang sehat di tengah COVID-19, relawan dan masyarakat juga bisa melaporkan apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan ketika penyelenggaraan pilkada ke QlueApp.

BACA JUGA:  Hasil Survei ARSC: Jokowi Jadi ‘King Maker’ Capres 2024

“Semua ini (lapor ke Aplikasi Qlue) bisa dilakukan mulai dari masa kampanye hingga pelaksanaannya pada tanggal 9 Desember 2020,” kata Pendiri dan Kepala Eksekutif Qlue, Rama Raditya, Rabu, 11 November 2020.

Ia mengatakan, semenjak kanal dibuka pada Agustus lalu, QlueApp sudah menerima ratusan laporan terkait dugaan pelanggaran pilkada. Menurut Rama, tingginya tingkat partisipasi dari masyarakat menjadi indikasi keinginan masyarakat akan pilkada yang aman, bersih, dan sehat.

BACA JUGA:  KPU Tidak Bisa Diskualifikasi Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Laporan yang masuk ke Aplikasi Qlue didominasi oleh dugaan pelanggaran administrasi pilkada sebesar 40 persen, dugaan pelanggaran kode etik sebesar 28 persen, dan kerumunan warga sebesar 20 persen.

“Laporan tersebut akan terdata di dashboard Pilkada Watch, yang selanjutnya dikirimkan ke instansi terkait untuk diselidiki lebih lanjut,” papar Rama. Ia menambahkan jika inovasi merupakan salah satu cara bertransformasi dan beradaptasi di tengah pandemi.

Dengan tersedianya informasi dan data akurat yang terintegrasi, koordinasi menyeluruh, komunikasi, dan pengawasan terpadu, ditambah dengan teknologi kecerdasan buatan serta internet segalanya (AI dan IoT) dari Qlue, pelaksanaan pilkada diharapkan bisa berlangsung secara aman, bersih, dan sehat.

BACA JUGA:  Wujudkan Pilkada Sehat, Syamsul Teken Edaran Perihal Gerakan Sejuta Masker

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A. Permana mengaku, selain masyarakat, QlueApp juga digunakan oleh lebih dari 300 relawan Pilkada Watch di 177 daerah.

“Aplikasi Qlue sangat membantu relawan-relawan kami untuk melaporkan berbagai dugaan pelanggaran dan kecurangan pilkada secara real-time. Selain itu, relawan kami bisa melaporkan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 saat penyelenggaraan pilkada,” tutur dia.

Wahyu menambahkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pilkada sangat dibutuhkan demi terselenggaranya pilkada yang berkualitas. “Kolaborasi antara Pilkada Watch dan Qlue membantu transparansi dan akuntabilitas laporan.” jelasnya. (RWH/Viva)

Berita Terkait

Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:55 WIB

Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Berita Terbaru