Jumat, 23 April 2021
Ikuti Kami di :
11 Des 2020
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan paket bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Kabarnya, Juliari menyunat Rp10 ribu per paket bansos yang senilai Rp300 ribu.

Dugaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total akumulasi dari penyunatan anggaran tersebut mencapai nilai Rp17 miliar.

Belum juga amarah publik padam karena hal ini, ada dugaan lain yang menyebut Mensos menilap jatah bansos dengan nominal jauh lebih besar. Benarkah?

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengatakan, sejak dari awal pihaknya punya perhitungan lain terkait nominal dana yang disunat Mensos pada setiap paket. 

Menurut hitung-hitungannya, Boyamin meyakini, korupsi Juliari bisa mencapai Rp33 ribu per paket bansos.

“Kalau berapa kira-kira gambarannya per paket bansos yang dikorup, dugaannya dari hitung-hitunganku adalah Rp28 ribu ditambah Rp5 ribu adalah Rp33 ribu,” ujar Boyamin, dinukil dari Tribun, Jumat 11 Desember 2020.

Pernyataannya tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab, pihaknya (MAKI) telah melakukan sejumlah survei di lapangan untuk mencari tahu harga barang serta produk yang Mensos bagikan di tiap-tiap paket bansos. Selain itu, ia juga melihat adanya kemungkinan potongan dana untuk keperluan lain.

“Jadi, anggaran kan Rp300 ribu, terus dipotong Rp15 ribu untuk transpor, Rp15 ribu untuk tas goody bag. Jadi seakan-akan pemborong mendapatkan Rp270 ribu. Kalau berdasarkan barang yang ada di lapangan yang diterima masyarakat senilai Rp188 ribu, jadi artinya dugaan yang dikorupsi Rp82 ribu,” terangnya lagi.

Boyamin kemudian membeberkan, dalam program pengadaan bansos itu, pemenang tender dapat mengambil keuntungan maksimum hingga nilai 20 persen. Sehingga, 20 persen dari dana awal yang diajukan yakni mencapai Rp54 ribu.

“Dari selisih itu tadi, Rp82 ribu dikurangi Rp54 ribu. Jadi, kira-kira yang dikorup adalah per paket Rp28 ribu, itu untuk barang ya. Nah, untuk goody bag juga ada sekira Rp5 ribu yang dikorup. Jadi, Rp28 ribu ditambah Rp5 ribu sekira Rp33 ribu,” urainya.

Korupsi Paket Bansos Mengalir Seluruhnya ke Kantong Mensos?

Meski jumlah yang disebutkan jauh lebih besar, namun Boyamin tak sepenuhnya paham, apakah dana tersebut seluruhnya masuk ke kantong Mensos atau terberai ke kantong-kantong pemborong dan pejabat lain. Yang jelas, hitang-hitungan pihaknya tersebut merujuk pada harga pasar yang banyak beredar di toko-toko.

“Berarti Rp23 ribu (selisih dana yang diduga dikorupsi Juliari) bisa saja untuk bancakan, ada yang ke pejabat, ada yang ke pemborong sendiri,” lanjutnya. (ER/Hops)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x