Tega, MAKI: Mensos Diduga Sunat Rp33 Ribu Per Paket Bansos

- Publisher

Jumat, 11 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan paket bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Kabarnya, Juliari menyunat Rp10 ribu per paket bansos yang senilai Rp300 ribu.

Dugaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total akumulasi dari penyunatan anggaran tersebut mencapai nilai Rp17 miliar.

Belum juga amarah publik padam karena hal ini, ada dugaan lain yang menyebut Mensos menilap jatah bansos dengan nominal jauh lebih besar. Benarkah?

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengatakan, sejak dari awal pihaknya punya perhitungan lain terkait nominal dana yang disunat Mensos pada setiap paket. 

BACA JUGA:  Menkominfo Rilis Instruksi Pemberantasan Judi Slot

Menurut hitung-hitungannya, Boyamin meyakini, korupsi Juliari bisa mencapai Rp33 ribu per paket bansos.

“Kalau berapa kira-kira gambarannya per paket bansos yang dikorup, dugaannya dari hitung-hitunganku adalah Rp28 ribu ditambah Rp5 ribu adalah Rp33 ribu,” ujar Boyamin, dinukil dari Tribun, Jumat 11 Desember 2020.

Pernyataannya tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab, pihaknya (MAKI) telah melakukan sejumlah survei di lapangan untuk mencari tahu harga barang serta produk yang Mensos bagikan di tiap-tiap paket bansos. Selain itu, ia juga melihat adanya kemungkinan potongan dana untuk keperluan lain.

“Jadi, anggaran kan Rp300 ribu, terus dipotong Rp15 ribu untuk transpor, Rp15 ribu untuk tas goody bag. Jadi seakan-akan pemborong mendapatkan Rp270 ribu. Kalau berdasarkan barang yang ada di lapangan yang diterima masyarakat senilai Rp188 ribu, jadi artinya dugaan yang dikorupsi Rp82 ribu,” terangnya lagi.

BACA JUGA:  BLT Ibu Hamil dan Balita Cair Januari 2021, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Boyamin kemudian membeberkan, dalam program pengadaan bansos itu, pemenang tender dapat mengambil keuntungan maksimum hingga nilai 20 persen. Sehingga, 20 persen dari dana awal yang diajukan yakni mencapai Rp54 ribu.

“Dari selisih itu tadi, Rp82 ribu dikurangi Rp54 ribu. Jadi, kira-kira yang dikorup adalah per paket Rp28 ribu, itu untuk barang ya. Nah, untuk goody bag juga ada sekira Rp5 ribu yang dikorup. Jadi, Rp28 ribu ditambah Rp5 ribu sekira Rp33 ribu,” urainya.

BACA JUGA:  Innalilahi, Anies Baswedan Positif Corona

Korupsi Paket Bansos Mengalir Seluruhnya ke Kantong Mensos?

Meski jumlah yang disebutkan jauh lebih besar, namun Boyamin tak sepenuhnya paham, apakah dana tersebut seluruhnya masuk ke kantong Mensos atau terberai ke kantong-kantong pemborong dan pejabat lain. Yang jelas, hitang-hitungan pihaknya tersebut merujuk pada harga pasar yang banyak beredar di toko-toko.

“Berarti Rp23 ribu (selisih dana yang diduga dikorupsi Juliari) bisa saja untuk bancakan, ada yang ke pejabat, ada yang ke pemborong sendiri,” lanjutnya. (ER/Hops)

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru