Kapal Vietnam Pencuri Ikan Ditangkap di Laut Natuna Utara

- Publisher

Senin, 14 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam karena dicurigai melakukan penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) di perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau, Sabtu (12/12/2020) malam.

Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Suwito mengatakan, hasil pemeriksaan awal diperoleh informasi bahwa KIA tersebut berbendera Indonesia dengan nama BT 95212 TS, didapati 10 Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Vietnam termasuk nakhoda, ditemukan muatan dalam palka berupa ikan campuran dengan berat lebih kurang 2 ton serta potongan ikan sirip hiu yang telah dikeringkan, dokumen kapal dan ABK tidak lengkap.

BACA JUGA:  Pasar Murah Dibuka Cen Sui Lan, Warga Kelarik Berbondong-bondong Belanja Kebutuhan Pokok

KIA mengelabui aparat penegak hukum Indonesia dengan menggunakan bendera Indonesia untuk melancarkan aksi penangkapan ikan secara illegal di perairan ZEEI.

BACA JUGA:  KKP Selamatkan Rp3,1 Triliun dari Aktivitas Illegal Fishing Semester I 2024

Proses penangkapan tersebut dilakukan saat KN Tanjung Datu 301 yang dikomandani Kolonel Bakamla Arif Rahman, S.T., M. Tr. Hanla sedang melaksanakan Operasi KAMLAMLA XII / 2020 di Perairan Laut Natuna Utara.

Baca juga: Gaya ‘Wikwik’ di Musim Hujan, Panas dan Bergairah

BACA JUGA:  Tangkap Ikan secara Ilegal di Laut Natuna, 2 Kapal Vietnam Diamankan 13 ABK Ditangkap

Saat melaksanakan patroli, KN Tanjung Datu 301 mendeteksi visual dan radar kontak yang diduga kapal ikan dengan jarak ± 5 Nm pada posisi 04° 57, 065’ N – 107° 02, 197’ E yang dicurigai melaksanakan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia.

Berita Terkait

ANRC Soroti Kemiskinan Ekstrem di Natuna, Bagi Hasil Migas Dinilai Belum Berkeadilan
“Urusan Perut Enggak Ada Toleransi”, Cen Sui Lan Bahas Pasokan Pangan Natuna ke Mendag
Dari Gowes ke Aksi Sosial, H. Raja Mustakim Dengarkan Keluhan Nelayan Sungai Ulu
Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September
Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam
Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”
Penutupan HUT RI di Air Tawak, Raja Mustakim Turun Bertanding dan Bawa Semangat Kebersamaan
KPDN Tak Sekadar Bagi Sembako, 37 Petugas Kebersihan Natuna Diajak Sarapan dan Curhat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:25 WIB

ANRC Soroti Kemiskinan Ekstrem di Natuna, Bagi Hasil Migas Dinilai Belum Berkeadilan

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

“Urusan Perut Enggak Ada Toleransi”, Cen Sui Lan Bahas Pasokan Pangan Natuna ke Mendag

Senin, 14 September 2026 - 10:43 WIB

Dari Gowes ke Aksi Sosial, H. Raja Mustakim Dengarkan Keluhan Nelayan Sungai Ulu

Kamis, 10 September 2026 - 08:36 WIB

Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 10:11 WIB

Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam

Berita Terbaru