Canggih! Dilengkapi GPS, Setiap Dosis Vaksin Covid19 Dibuat untuk Satu Penduduk

- Publisher

Selasa, 29 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Setiap dosis vaksin Covid19 dibuat untuk satu warga negara Indonesia yang disesuaikan dengan data KTP. Untuk itu, pada rantai distribusinya dilengkapi dengan GPS sehingga bisa diketahui keberadaannya sesuai dengan rencana atau tidak.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir saat berbincang dengan juru bicara Komite Pencegahan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin 28 Desember 2020.

BACA JUGA:  Obat Covid-19 Buatan India Resmi di Jual di Indonesia, Harganya Berapa?

Setiap dosisnya nanti ada semacam vaksin ID yang akan disesuaikan dengan data identitas masing-masing warga Indonesia di Dukcapil.

“Jadi setiap dosis vaksin itu akan diterima satu orang dengan nomor KTP tertentu,” ujar Honesti.

Dengan begitu setiap dosis vaksin tersebut tidak bisa diberikan kepada sembarang orang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak mendapat vaksin.

BACA JUGA:  6 Bahan Alami Ampuh Redakan Sakit Gigi, Nomor 3 Pasti Ada di Dapurmu!

Selain itu pada sistem distribusinya kemasan vaksin tersebut diberikan GPS sehingga perjalanan vaksin bisa dipantau tidak bisa dikirim ke sembarang daerah.

Di samping untuk memastikan sampai ke daerah dan masing-masing orang yang tepat, GPS tersebut berfungsi untuk melacak keberadaan vaksin jika mengalami masalah di perjalanan.

BACA JUGA:  Vaksin Covid-19 Bisa Besarkan Penis? Ini Faktanya

Seandainya akibat masalah tersebut kemasannya rusak maka tim Bio Farma segera mengetahui lokasinya untuk bisa cepat di periksa kondisi vaksin di dalamnya.

Jika hanya kemasannya yang rusak, vaksin bisa tetap diberikan kepada yang berhak, sedangkan jika vaksinnya ikut rusak akan segera diganti dengan yang baru. (RWH/Minews)

Berita Terkait

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Berita Terbaru