Jumat, 15 Januari 2021
log
Ikuti Kami di :
29 Des 2020
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Korea Selatan dilaporkan tengah mengembangkan matahari buatan yang diberi nama Korea Superconducting Tokamak Advanced Research atau KSTAR.

Dikutip dari Express, Selasa (29/12/2020), KSTAR merupakan reaktor fusi nuklir yang dikembangkan dengan menggabungkan dua inti atom menjadi inti lebih besar yang dapat digunakan untuk melepaskan energi.

Berbekal proses tersebut, para ilmuwan lantas dapat membuat mesin yang mampu menghasilkan energi layaknya berasal dari Matahari. Karena itu, reaktor semacam ini kerap disebut sebagai matahari buatan.

KSTAR dilaporkan telah berhasil mencetak rekor dunia. Sebab, para ilmuwan berhasil mempertahankan arus plasma di di dalam reaktor tetap menyala selama 20 detik dengan suhu mencapai 100 juta derajat celcius.

Reaktor fusi nuklir yang dikembangkan Korea Selatan (Foto: National Research Council of Science & Technology)

Ini merupakan capaian baru dari reaktor yang sudah dikembangkan sejak beberapa tahun lalu. Pada percobaan sebelumnya, KSTAR pernah mencatat suhu yang kurang lebih sama, tetapi hanya mampu bertahan selama delapan detik.

Untuk diketahui, reaktor serupa yang dimiliki Tiongkok juga dilaporkan telah berhasil menyala dan menghasilkan panas lebih dari 150 juta derajat celcius.

Meski memiliki suhu tidak setinggi milik Tiongkok, KSTAR masih mencatat durasi menyala lebih lama. Sebagai perbandingan, reaktor yang dikembangkan Tiongkok hanya mampu menyala beberapa detik.

Ke depannya, KSTAR memiliki rencana untuk membuat catatan baru pada 2025, yaitu tetap menyala secara nonstop selama lima menit dengan suhu ekstrem.

Matahari Buatan China Hasilkan Panas 150 Juta Derajat Celcius

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x