Tak Diketahui Banyak Orang, Ini Jejak Ngeri Listyo Sigit

- Publisher

Kamis, 21 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/Andi Firdaus)

(ANTARA/Andi Firdaus)

Saat menjadi Kapolda Banten, Listyo juga menorehkan catatan positif. Walau di awal dia sempat mendapat penolakan dari warga karena agama Katolik yang dianutnya, namun sikapnya menjadi pemimpin justru diapresiasi warga.

Selama dia memimpin, tak ada gejolak di antara warga. Termasuk nyaris tak ada perlawanan secara terbuka.

BACA JUGA:  Lima Negara ASEAN Usulkan Kebaya ke ICH UNESCO

Kata Stanis, Listyo Sigit pandai menempatkan diri, termasuk meredam amarah warga. Hal yang sama pula pernah diterapkan saat menjadi Kapolres di Surakarta ketika Jokowi masih jadi Wali Kota Solo.

“Ketika di Surakarta, di Banten, di wilayah dengan basis muslim kuat, dia bisa melewatinya dengan mulus. Dia bisa menjalin komunikasi dengan baik kepada semua kalangan,” katanya.

BACA JUGA:  Menanti Keputusan Jokowi Tunjuk Kapolri Baru

Bahkan saat aksi 212 beberapa waktu lalu. Dia yang masih menjabat Kapolda Banten justru menerjunkan Brimob Asmaul Husna yang mengajak para pendemo untuk berzikir bersama.

“Dia sangat memahami kultur muslim. Dia cerdas dalam pendekatan budaya, religi, itu dia kerahkan, agar mencegah konflik. Dia cukup cerdas, dia atur strategi dengan baik. Ini penting dalam rangka merangkul semua kelompok, tetapi juga tegas terhadap pengganggu kemananan Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:  Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Triawan Munaf Ungkap Rekam Jejaknya

Jokowi Percaya Listyo Sigit

Berita Terkait

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Berita Terbaru