NU Diklaim Maafkan Abu Janda

- Publisher

Senin, 1 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofi’i Mukhlis mengklaim kiai dan ustaz Nahdlatul Ulama (NU) dari BKN telah mendengar langsung tabayyun atau klarifikasi dari pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda terkait cuitan ‘islam arogan’.

Dari hasil klarifikasi tersebut, Rofi’i mengklaim kiai dan ustaz memaafkan Abu Janda karena tidak berniat menghina islam.

“Kami berkeyakinan bahwa Abu Janda tidak ada niatan sedikitpun untuk menghina Islam,” ungkap Rofi’i dalam sebuah rekaman video yang dikirimkan Permadi, Minggu (31/1).

BACA JUGA:  PWNU Kepri Gelar Upacara HUT RI ke -75

Diketahui, Permadi menjadi sorotan usai menyebut islam sebagai agama pendatang yang arogan. Hal itu disampaikan saat berdebat dengan tokoh 212 Tengku Zulkarnain di Twitter.

Dalam kesempatan itu, Permadi juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahamannya. Menurut Rofi’i, pihaknya dengan para Kiai NU yang telah mendengar tabayyun itu juga telah memaafkan Permadi.

“Abu Janda menyampaikan dengan tulus dan ikhlas tanpa ada keterpaksaan. Maka dari itu, kami selaku pengurus dari BKN yang mana di dalamnya ada para kiai menyampaikan, permohonan maaf saudara Abu Janda kami terima dan Insyaallah kami maafkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tak Diakui GP Ansor, Waketum PBNU Sebut Abu Janda Sebagai Penyusup, 'Musang Berbulu Domba'

Dalam video berdurasi 2.14 menit itu, terdapat cuplikan proses tabayyun Permadi ke Barisan Ksatria Nusantara. Dalam klarifikasinya, Permadi menyatakan jika polemik ‘Islam arogan’ itu lantaran pernyataannya tak dilihat secara utuh.

“Kata arogannya ini kan, kenapa bisa heboh karena dia cuma diviralkan tulisannya segitu tok. Seolah-olah aku bikin statement. Padahal, itu adalah bagian dari satu tanya jawab sama Tengku Zulkarnain,” ujar Permadi.

BACA JUGA:  Jokowi Bersyukur NU Masih Jadi Garda Terdepan dalam Membela Kepentingan Bangsa

Polemik cuitan Permadi Arya mengenai ‘Islam arogan’ berbuntut panjang. Sejumlah ormas islam mengkritik pernyataan Permadi.

Selain itu, cuitan tersebut juga telah Bareskrim Polri berencana memeriksa Permadi pada Senin (1/2). (AFP/CNNIndonesia)

Berita Terkait

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Berita Terbaru