Mau Sertifikat Tanah Jadi Elektronik? Ini Caranya

- Publisher

Jumat, 5 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Adapun cara kerja sertifikat elektronik tersebut, disebutkannya, masyarakat harus membuat email dan mengaktifkan email tersebut. Setelah itu, email yang digunakan itu diinformasikan kepada kantor pertanahan.

“Mengaktifkan email tersebut serta diinfokan kepada kantor pertanahan, apabila ingin membuat sertifikat elektronik. Jika sertifikat tanah elektronik sudah jadi, akan dikirim melalui email tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA:  Kongres KNPI XVI Maluku Utara, 34 DPD dan 80 OKP: Sepakati Haris Pertama Dua Periode

Yulia menilai sertifikat elektronik ini dapat menjadi solusi permasalahan yang dihadapi selama ini, seperti adanya kasus sertifikat tanah ganda, yang akhirnya mengakibatkan sengketa pertanahan.

“Sertifikat elektronik ini dapat dipastikan tidak ada lagi sertifikat tanah ganda karena semuanya sudah tersistem secara elektronik. Bisa dapat dengan mudah terdeteksi,” tegas Yulia.

BACA JUGA:  AMSI Gelar Indonesia Digital Conference (IDC) 2025, Mengangkat Tema Besar ‘Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital'

Selain itu, dia melanjutkan, sertifikat elektronik ini akan mengurangi interaksi antara pemohon dengan kantor pertanahan dan menjamin kepastian hukum sehingga dapat meminimalkan pemalsuan dan duplikasi.

“Serta mengurangi jumlah sengketa dan konflik pertanahan, yang disebabkan oleh misinformasi. sertifikat elektronik juga akan meningkatkan registering property,” ucapnya.

BACA JUGA:  Ini Tiga Dukungan Nyata Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

Usai Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik resmi keluar awal tahun ini, dia mengatakan, pemerintah akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi.

“Sejak tahun-tahun sebelumnya Kementerian sudah melakukan digitalisasi dokumen-dokumen pertanahan dan perlu diketahui juga, proses sertifikat tanah di kantor-kantor pertanahan ini sudah,” tuturnya. (RWH/Viva)

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru