Arab Saudi Turun Salju, Tanda Kiamat Sudah Dekat?

- Publisher

Rabu, 17 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Twitter)

(Twitter)

INIKEPRI.COM – Fenomena salju di Arab Saudi sudah beberapa kali terjadi. Namun hal ini selalu mengejutkan masyarakat dunia, karena disebut sebagai tanda akhir zaman atau kiamat.

Karena dalam sejarahnya, Arab Saudi dikenal sebagai negara bersuhu panas. Akan tetapi, ternyata tak menutup kemungkinan kalau salju turun di daerah arab tersebut.

Fenomena langka terjadi di wilayah kota Tabab, Abha, Arab Saudi pada Selasa (9/2) lalu. Pasalnya, di wilayah tersebut, gunung dan jalan diselimuti salju.

BACA JUGA:  Bos WHO Tedros: Corona Terjadi Secara Alami

“Salju jatuh di kota Tabab (di Abha) pada siang sore dan langsung diikuti oleh embusan angin dingin,” kata badan meteorologi Arab Saudi.

Sementara itu, menurut keterangan Kantor Berita Arab Saudi (SPA), sebelum gunung dan jalanan diselimuti salju, hujan deras terlebih dulu turun.

SPA juga menyebut, salju turun di Khamis Mushayt, Al-Souda Center, Ballahmar, Tanuma dan area di sepanjang gunung Sarawat.

Wilayah Abha, Arab Saudi tertutup salju usai badai musim dingin. (Foto: Rashud Al-Harithi/via REUTERS)

Diketahui, salju yang turun di Kota Tabab, wilayan Abha, Arab Saudi ini ternyata bukan yang pertama kalinya di negara Arab. Sebelumnya, salju juga sempat turun di beberapa kota dan wilayah lainnya.

BACA JUGA:  Uji Coba Vaksin Corona Covid-19, 42% Peserta Alami Sakit Kepala

Pada Januari 2020 lalu, penduduk Tabuk juga merasakan hal yang sama nih. Kota yang berada sekitar 193 kilometer dari Laut Merah ini dikelilingi salju hingga mencapai nol derajat.

Namun, dinginnya salju mungkin tak menjadi masalah karena Tabuk merupakan salah satu daerah terdingin di Arab Saudi. Biasanya, wilayah Tabuk bisa mencapai suhu sekitar minus 4 derajat.

BACA JUGA:  14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Bertahan dengan Pelampung Bekas

Fenomena turunnya salju di Arab Saudi ternyata sudah bukan hal aneh lagi. Pasalnya, negara itu memang sering mengalami hujan salju. Hujan salju juga pernah terjadi beberapa waktu sebelumnya.

Pada November 2020, Arab mengalami perubahan cuaca yang ekstrem sehingga menyebabkan beberapa gurun berada pada suhu di bawah nol derajat. Perubahan suhu ini lah yang membuat salju ikut menyelimuti gurun. Bahkan pada Januari 2016, salju turun di Kota Makkah untuk pertama kalinya setelah 85 tahun. (ER)

Berita Terkait

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Berita Terbaru