Pasien Covid-19 Alami Ereksi Selama 3 Jam, Akhirnya Meninggal karena Pembekuan Darah

- Admin

Rabu, 10 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

INIKEPRI.COM – Seorang pasien virus corona menderita ereksi tiga jam yang menyakitkan karena komplikasi penyakit yang jarang terjadi.

Pria berusia 69 tahun dari Ohio, AS, didiagnosis dengan kondisi yang disebut priapism saat berada di rumah sakit dengan serangan Covid-19 yang parah musim gugur lalu.

Dia dirawat di rumah sakit Lembah Miami pada bulan Agustus dengan sesak napas parah dan peradangan yang menyebabkan penumpukan cairan di dalam paru-parunya.

Baca Juga :  5 Firaun Paling Berpengaruh dan Terkenal dalam Sejarah Mesir

Dikutip dari Daily Star, pasien yang tidak disebut namanya itu dibius dan dipasang ventilator setelah kondisinya memburuk dan paru-parunya mulai gagal setelah 10 hari perawatan.

Dokter menempatkannya telungkup selama 12 jam untuk membantu mendapatkan udara di sekitar tubuhnya.

Tetapi ketika dia dibalikkan di sore hari, perawat memperhatikan dia telah mengalami ereksi.

Baca Juga :  Alhamdulilah! Arab Saudi Buka Lockdown, Kok Ibadah Haji Masih Tutup?

Menulis di The American Journal of American Medicine, petugas medis yang merawatnya mengatakan bahwa mereka yakin Covid telah menyebabkan pembekuan darah di penisnya.

Kompres es diaplikasikan pada anggotanya untuk mencoba mengurangi pembengkakan tetapi ereksinya bertahan selama tiga jam.

Dokter terpaksa mengalirkan darah dari penisnya menggunakan jarum.

Priapisme tidak kembali, tetapi pasien meninggal di ICU ketika paru-parunya akhirnya gagal.

Baca Juga :  Rusuh di India Meluas, Pemerintah Tutup Akses Internet dan Blokir Media Sosial

Petugas medis mengatakan jaringan di dalam penisnya kaku, tetapi ujungnya lembek.

Dia didiagnosis dengan priapisme aliran rendah, yaitu ketika darah terperangkap di penis. Ini terjadi karena penggumpalan darah.

Covid-19 telah ditemukan merusak pembuluh darah pada banyak pasien yang menyebabkan pembekuan darah yang berbahaya. (RM/Indozone)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB