Terungkap! Ritual Aliran Hakekok, Selain Mandi Telanjang Bareng, Pengikutnya Kawin Gaib

- Publisher

Sabtu, 13 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengikut aliran hakekok (ist)

Pengikut aliran hakekok (ist)

INIKEPRI.COM – 16 pengikut aliran Hakekok Balatasutak di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang bikin geger publik dalam beberapa hari terakhir, telah diamankan oleh pihak Polres Pandeglang, Kamis (11/3/2021).

16 orang tersebut termasuk pemimpinnya yang bernama Arya (52 tahun), warga Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Mereka diamankan saat sedang menjalankan ritual di wilayah Perkebunan Sawit PT. Globalindo Agro Lestari (GAL).

“Polres Pandeglang telah mengamankan warga yang diduga penganut aliran sesat tersebut dan sedang menangani dan mendalami kasus tersebut. Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memberikan pesan berantai karena justru akan menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi, Sabtu (12/3/2021).

BACA JUGA:  HUT RI ke-75, BI Cetak Uang Khusus Rp 75.000?

Yang menjadi sorotan, aliran yang dianggap sesat tersebut melakukan ritual yang tidak lazim dan terkesan cabul.

Mereka mandi bersama telanjang bulat, campur aduk laki-laki dan perempuan.

Aliran kepercayaan tersebut viral di media sosial setelah video yang merekam para pengikutnya saat mandi bersama di rawa-rawa viral di media sosial.

BACA JUGA:  2 Kolonel TNI Pemberani di Rusuh Jakarta dan Gaduh Gatot

Dalam video tersebut, terlihat belasan orang pengikut aliran tersebut, baik laki-laki maupun perempuan, mandi telanjang bulat di rawa-rawa yang dipenuhi eceng gondok.

Belakangan diketahui, selain mandi bersama telanjang bulat, ritual lainnya yang biasa dilakukan oleh para pengikut aliran tersebut adalah kawin gaib.

Namun, sejauh ini belum diketahui seperti apa ritual kawin gaib tersebut.

Aliran itu sendiri diketahui sudah ada sejak tahun 2009. Dahulu, ajaran aliran itu disampaikan di sebuah padepokan yang terletak di Desa Sekon, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. 

BACA JUGA:  Pencapaian 10 Tahun Era Jokowi: Stabilitas Ekonomi dan Kesejahteraan Meningkat

Tak cuma dari Banten, pengikutnya juga ada yang dari Jakarta dan wilayah Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur).

Arya, si pemimpin, meneruskan kepemimpinan ayahnya, yakni Abah Edi, yang telah meninggal dunia.

Baik Arya maupun Abah Edi sama-sama dianggap sebagai guru spiritual oleh para pengikutnya dan sejumlah warga lain di wilayah keberadaan mereka. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:13 WIB

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru