Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Menko Marves Tekankan Lima Aspek Penting Ini

- Publisher

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam

Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam "Jakarta Futures Forum" di JW Marriot Jakarta sebagai keynote speaker, Jumat (3/5/2024). Foto: Kemenko Marves

INIKEPRI.COM – Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, Indonesia perlu mengupayakan pembangunan yang konsisten dan berkelanjutan.

 

Hal itu disampaikan oleh Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam “Jakarta Futures Forum” di JW Marriot Jakarta sebagai keynote speaker, Jumat (3/5/2024).

 

Indonesia, lanjut Menko Marves Luhut, dengan sumber daya yang dimiliki berpotensi menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-4 di dunia.

 

“Tidak hanya sumber daya alam, bentang alam yang luas, jumlah penduduk yang besar, dan lokasi yang strategis, Indonesia juga menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong percepatan perekonomian nasional,” lanjut MenkoMarves Luhut.

 

Ada lima aspek penting untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Indonesia perlu berada di top 5 negara dengan ekonomi teratas di dunia, mengurangi kemiskinan menjadi 0,5 – 0,8 persen.

BACA JUGA:  Lansia Diminta Untuk Tidak Keluar Sebulan Kedepan

 

Selain itu Indonesia perlu memiliki indeks kekuatan global berada di 15 negara teratas di dunia, indeks sumber daya manusia menjadi 0,73, dan mengurangi intensitas gas rumah kaca hingga 93,5 persen.

 

Menko Luhut juga menyampaikan bahwa walaupun Indonesia menghadapi tantangan global, stabilitas perekonomian Indonesia tetap terjaga.

 

“Seperti yang terjadi pada mayoritas mata uang negara lain, nilai tukar rupiah juga melemah. Meski demikian, pelemahan rupiah masih pada level terkendali dengan inflasi yang rendah. Saya pikir Indonesia masih lebih baik dari negara lain,” tuturnya.

 

Ia pun menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengembangkan ekosistem tetapi juga membangun ekosistem. Oleh karena itu, pemerintah melakukan hilirisasi baik untuk nikel maupun rumput laut.

BACA JUGA:  Butuh Strategi Komprehensif untuk Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir

 

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki manfaat besar bagi ekonomi, kesejahteraan masyarakat, terutama di pesisir, dan lingkungan. Rumput laut diolah menjadi biostimultan, pangan, bioplastik, dan biofuel. Saat ini harga rumput laut mencapai 1.000 – 2.000 USD/ton.

 

Pemerintah juga mengakselerasi pengembangan industri laut secara komprehensif dan terukur. Dalam hal ini, Kemenko Marves bersama BRIN, KKP, Sea6, Prospera, MTCRC, Konservasi Indonesia, dan Universitas Mataram membuat pilot project rumput laut dengan skala besar di Teluk Ekas.

 

Selain mengembangkan hilirisasi, dalam satu dekade ini Indonesia secara konsisten meningkatkan konektivitas baik di darat, udara, maupun laut. Indonesia telah melakukan percepatan pembangunan jalan tol dalam sembilan tahun ini, seperti Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Trans Sumatra.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Pentingnya Konsolidasi Seluruh Pihak Turunkan Prevalensi Stunting

 

“Indonesia memiliki rencana pembangunan tol dengan total 18.000 km yang menghubungkan kota-kota di Indonesia pada 2050,” imbuh Luhut.

 

Upaya lainnya yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu pengembangan Government Technology atau GovTech. Program ini untuk meningkatkan efisiensi dan keefektifitas pekerjaan pemerintah.

 

Menko Luhut mengatakan bahwa program ini akan menggabungkan pelayanan publik yang terintegrasi dan infrastruktur publik. Pelayanan ini fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan SIM, KTP, dan sebagainya.

 

“Segera, kami akan memiliki GovTech. Saya pikir, saya dalam tanggung jawab ini. Pada akhir tahun ini, semua 27.000 aplikasi yang kami punya di dalam perusahaan dan institusi, kami gabungkan pada satu saja. Dan juga, kami akan memiliki satu satu digital ID, yang menunjukkan efisiensi,” tegasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

KABAR BAIK! Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Siapkan KK hingga Ijazah
Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor
KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW
UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas
Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000
Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya
Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya
Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:59 WIB

KABAR BAIK! Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Siapkan KK hingga Ijazah

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor

Minggu, 1 November 2026 - 07:35 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:15 WIB

UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000

Berita Terbaru