IPW Duga Kakak Asuh yang Lindungi Ferdy Sambo adalah Mantan Kapolri

- Publisher

Jumat, 23 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Kapolri Idham Azis dan Ferdy Sambo. Foto: Istimewa

Mantan Kapolri Idham Azis dan Ferdy Sambo. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menduga, sosok orang kuat di belakang Ferdy Sambo sehingga ia punya kekuasaan yang sangat besar tidak lain adalah mantan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Idham, disebut-sebut sebagai Sosok kakak asuh Ferdy Sambo. Menurut Sugeng, kedekatan keduanya terjalin saat Idham masih belum pensiun.

Bahkan, kata Sugeng, kedekatannya itu membuat Ferdy Sambo mendapatkan posisi strategis di Satgasus Merah Putih.

Namun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membubarkan Satgasus Merah Putih tersebut.

BACA JUGA:

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 Mulai Naik Lagi di 20 Daerah, Masyarakat Diminta Disiplin Prokes

Ini Pertanyaan Brigadir J Sebelum Tewas di Tangan Ferdy Sambo Cs

Sebelum jadi Ketua Satgasus, Ferdy Sambo adalah sekretaris Satgasus yang ketuanya adalah Idham Azis saat Kapolrinya masih Tito Karnavian.

Menurut Sugeng baru saat Idham Azis menjadiu Kapolri, Ferdy Sambo naik jadi Ketua Satgasus Merah Putih. Bahkan Ferdy Sambo yang harta kekayaan luar biasa ini menempati posisi tersebut selama 3 periode.

”Sambo menjadi Kasatgasus sampai dengan 3 periode. Yang terakhir saat pembunuhan Brigadir J, Sambo masih menjadi Ketua Satgasus. Sugeng mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satgasus Merah Putih. Sebab, konflik of interest dalam satgas tersebut sangat besar.

BACA JUGA:  KSAL dan KSAU Baru Dilantik Rabu Ini

“Saya katakan bahwa ini konflik interest yang begitu besar. Sebagai Kadiv Propam, yang tugasnya memeriksa dugaan kode etik polisi, dia juga sebagai Kasatgasus, ini namanya bertentangan sekali. Bagaimana kalau tim Satgasus itu melakukan pelanggaran saat bertugas? karena dia harus memeriksa, maka semuanya harus tertutup,” katanya.

Cerita soal kakak asuh ini kali pertama muncul dari Eks Penasihat ahli Kapolri yang juga Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Prof Muradi. Ia mengungkap adanya sosok kakak asuh yang mencoba membantu Ferdy Samboagar supaya mendapat vonis ringan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

BACA JUGA:  Susul Bharada E Jadi Tersangka, Brigadir RR Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana

Muradi meminta agar kepolisian tidak takut mengusut keterlibatan kakak asuh ini. Karena, menurut Muradi, jabatan di institusi polisi itu sama dengan di tentara yang bekerja dalam garis komando.

“Kalau dia tidak pegang tongkat komando, selesai sudah, kalau dia jadi kapolda sekadar megang asisten yang tidak strategis, selesai sudah. Kita punya pengalaman ketika Pak Gatot (Nurmantyo) panglima (TNI) diganti, selesai,” ujar Muradi. (RP/MINEWS)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru