Cerita Haru Nelayan Batam yang Ditangkap Lalu Dibebaskan Malaysia

- Publisher

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/Naim)

(ANTARA/Naim)

“Sajadah untuk nelayan Indonesia dari Malaysia. Ini bentuk persahabatan yang erat dua negara…”

INIKEPRI.COM – “Ye…ye… Ayah balik … Ayah balik!” Zakaria (4) bernyanyi riang. Dengan muka penuh senyum, ia memeluk kaki ayahnya dengan erat, lalu menciumnya bahagia.

Seperti mimpi, Zakaria akhirnya bisa berjumpa lagi dengan ayahnya, Gusti Riyandi (26) yang sempat ditahan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) karena tidak sengaja memasuki wilayah Negara Jiran saat mencari ikan.

BACA JUGA:  BPKH: Total Kelolaan Dana Haji Capai Rp168 Triliun Tahun 2023

Istri Riyandi yang menunggu di Pelabuhan Batuampar Batam gemetar. Ia menggendong si bungsu, tangan kanan memegang putri sulungnya, dan yang kiri menggenggam tangan Zakaria yang bertelanjang kaki.

BACA JUGA:  Gubernur Bersama Forkopimda Imbau Masyarakat Kepri Hal Ini

Ia memandang belahan jiwa dengan lekat, sebelum akhirnya pasrah dipelukan sang suami. Tangisnya pecah tak terbendung. Begitu juga Riyandi yang menangis. Air matanya membasahi jilbab sang istri.

“Aku kira abang tidak bisa Lebaran di rumah. Orang bilang kalau sudah ditangkap Malaysia susah keluarnya,” kata dia berupaya menahan tangis.

BACA JUGA:  Hore! Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 13 Juli 2020
Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Hadi Pranoto memberikan nasihat kepada nelayan Batam Abdul Rahman (baju hijau) dan Gusti Riyandi (baju putih) setibanya di Dermaga Pelabuhan Batuampar, Batam, Senin (26/4). (ANTARA/ Naim)

Riyandi yang sempat merenggangkan pelukan kembali merengkuh tubuh istrinya. Keluarga kecil itu berpeluk-pelukan sambil menangis di tepi dermaga Pelabuhan Batuampar yang lengang.

Ditangkap APMM

Berita Terkait

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat
Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026
PLN Batam Tangani Gangguan Kelistrikan, Upayakan Pemulihan Sistem Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:52 WIB

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru