Cerita Haru Nelayan Batam yang Ditangkap Lalu Dibebaskan Malaysia

- Publisher

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/Naim)

(ANTARA/Naim)

Sementara kedua nelayan naas itu berada di sel, Konsulat Jenderal RI Johor Bahru dan Bakamla RI terus bekerja untuk dapat membebaskan keduanya.

Hubungan baik antardua negara dijadikan kunci untuk membawa pulang nelayan kembali ke Tanah Air.

KJRI menghubungi APMM, begitu pula Bakamla. Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Hadi Pranoto langsung menelpon Pengarah Maritim Negeri Johor Laksamana Pertama Nurul Hizam bin Zakaria.

Dan disepakatilah, bahwa Bakamla yang menjemput Abdul Rahman dan Gusti Riyandi langsung perairan sekitar perbatasan antarnegara, pada Senin (26/4/2021).

BACA JUGA:  Lepas Kafilah STQH XI, Amsakar Persembahkan Gaji Sebulan sebagai Bonus Juara

Maka Senin pagi KN Bintang Laut berlayar, khusus menjemput dua WNI itu.

“Ini bentuk persahabatan yang erat dua negara, Indonesia dan Malaysia,” kata Hadi.

Pengembalian nelayan yang masuk wilayah negara lain tanpa sengaja itu memberikan gambaran, bahwa hubungan baik antarnegara sahabat mampu menyelesaikan persoalan apa pun juga.

Hubungan baik dua negara memberikan kenyamanan dan rasa keamanan bagi segenap pengguna laut di lokal maupun di kawasan.

BACA JUGA:  Kloter 4 BTH Bertolak ke Tanah Suci, Ketua PPIH Ingatkan Karu dan Karom: Membantu Orang Bagian dari Ibadah

Menurut Hadi, kedua nelayan itu dibebaskan karena pada diri dan kapal tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan untuk diselundupkan, apalagi narkoba.

Bahkan, dalam kapal dua nelayan tidak ditemukan ikan. Karena mereka memang baru saja hendak menjaring.

Pengarah APPM Negeri Johor Laksamana Pertama Nurul Hizam bin Zakaria yang datang menggunakan kapal besarnya mengatakan hubungan baik antarnegara dan antarlembaga maritim dua negara itu harus terus dieratkan demi keamanan perairan bersama.

Nelayan Batam, Gusti Riyandi dan Abdul Rahman diantar petugas Maritim Malaysia ke Kapal Bakamla, RI, Senin (26/4). (ANTARA/ Naim)

“Karena kita berkongsi selat yang sama, kita berkongsi air yang sama, laut yang sama, kita harap dapat kerja sama membasmi segala bentuk kejahatan terutama dadah (narkoba),” kata dia.

BACA JUGA:  Dit Resnarkoba Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu

Kepada nelayan Indonesia dan Malaysia, ia berharap mempelajari ilmu kelautan, agar tidak melanggar wilayah kedaulatan negara saat mencari ikan.

Petugas Bakamla RI menjemput nelayan Batam, Abdul Rahman dan Gusti Riyandi menggunakan KN Bintang Laut, Senin (26/4). (ANTARA/ Naim)

“Kepada nelayan, saya harap selepas ini belajar ilmu kelautan supaya lebih tahu tahu tentang sempadan. Kalian (Abdul Rahman dan Gusti Riyandi) masih muda. Masih panjang jalan,” kata dia. (RWH/Antara)

Berita Terkait

DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap
Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:30 WIB

DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Berita Terbaru