Uang Investor 212 Mart Diduga Raib, Alifurrahman: Bisa Jadi Digunakan Biayai Rizieq Selama di Arab

- Publisher

Kamis, 6 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Alifurrahman, host 2045 TV mencurigai bahwa uang para investor 212 Mart yang kini tak jelas keberadannya telah digunakan untuk membiayai Rizieq Shihab selama tinggal di Arab beberapa tahun.

Seperti dilansir dari Kompas TV pada Minggu, 2 Mei 2021, ratusan warga melaporkan dugaan investasi bodong 212 Mart ke Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.

Para pelapor mendatangi Mapolresta karena merasa ditipu oleh pengurus Koperasi 212 Samarinda yang mengundang investasi untuk mendirikan pusat perbelanjaan 212 Mart.

Alifurrahman lantas mempertanyakan ke mana uang para investor yang totalnya miliaran itu.

Pernyataannya dapat dilihat dalam video berjudul ‘Alifurrahman: 212 Mart Penipuan, Uangnya Dipakai Rizieq?’ yang tayang di 2045 TV pada Selasa, 4 Mei 2021.

BACA JUGA:  Ditjen Bea Cukai Sampaikan Upaya Pencegahan agar Terhindar dari Penipuan

Alifurrahman awalnya menyinggung soal uang donasi hasil penggalangan dana untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402 yang ditolak TNI AL.

“Itu kan TNI gak mau gitu, terus uangnya ke mana? Ditilip sendiri pasti. Nah sama kayak ini nih, 212 Mart ini, udah terkumpul uang banyak begitu, ini penyalurannya ke mana?” katanya.

Pimpinan Seword ini lantas mengaitkannya dengan cerita kaburnya Rizieq Shihab ke Arab Saudi dan menetap di sana selama beberapa tahun.

“Sementara di sisi lain, ada cerita Rizieq 3 tahun di Arab Saudi tanpa bekerja bisa hidup mewah, 3 tahun. Itu uangnya dari mana?” kata Alifurrahman.

Pimpinan Seword ini menyebut bahwa mungkin biaya hidup Rizieq itu berasal dari beberapa tokoh seperti Fadli Zon, Prabowo Subianto, hingga Tommy Soeharto.

BACA JUGA:  Mantan KSAU: Rizieq Jangan Berkata Seenak Jidadnya Saja

“Terus kemudian apakah ada kaitannya dengan ini, dengan 212 Mart ini? Karena bisa jadi, uang 212 Mart ini dijadikan logistik untuk membiayai Rizieq selama di Arab Saudi selama tiga tahun itu,” kata Alifurrahman.

“Bisa gitu. Apa yang gak bisa? Wong mereka kan selama ini ketika kita tanya ketika Rizieq masih di Arab gitu, kita tanya gimana ceritanya Rizieq bisa hidup 3 tahun di Arab Saudi sementara dia gak kerja, keluarganya hidup mewah, gimana ceritanya?” sambungnya.

Alifurrahman mengatakan bahwa jawaban yang diberikan pihak Rizieq adalah “Ya kita umat itu sumbangan, ya umat itu punya usaha, punya 212 Mart, dan seterusnya.”

BACA JUGA:  Biodata Rizieq Shihab! Lulusan SMP Kristen, Tak Pernah Sekolah di Madrasah

“Itu jawabannya dan sekarang 212 Mart-nya penipuan, uangnya gak jelas ke mana, kemudian barang-barangnya sudah habis hilang, dan itu perlu diinvestigai jauh apakah ada kemungkinan uang itu digunakan untuk bayar Rizieq,” lanjut Alifurrahman.

Adapun dugaan penggelapan atau penipuan investasi 212 Mart telah bermula sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan yang belum dibayarkan, hingga operasional 212 Mart ditutup tanpa pengembalian investasi yang dibayarkan.

Pengurus koperasi pun menghilang dan sulit dihubungi. Akhirnya, para investor pun melapor polisi.

Setelah resmi mendapat laporan dari investor 212 Mart, polisi lalu menyelidiki kasus tersebut lebih jauh.(RD/TERKINI)

Berita Terkait

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terbaru