Malaysia Lockdown Nasional Jelang Lebaran

- Publisher

Selasa, 11 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Malaysia akan memberlakukan penguncian (lockdown) Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) atau Movement Control Order (MCO) secara nasional mulai Rabu (12/5/2021) besok. Hal ini sehari menjelang hari raya Idul Fitri

Dilansir dari The Straits Times, lockdown nasional, yang akan berlangsung hingga tanggal 7 Juni, diberlakukan untuk menekan angka kasus infeksi Covid-19 di Negeri Jiran.

BACA JUGA:  Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin mengatakan keputusan itu diambil oleh Dewan Keamanan Nasional, badan pembuat keputusan tentang pandemi, selama pertemuan yang dipimpin olehnya pada Senin (10/5/2021).

Ini merupakan perintah lockdown ketiga yang diberlakukan sejak dimulainya pandemi di Malaysia. MCO kali ini kemungkinan akan menjadi yang paling ketat sejak Maret tahun lalu.

BACA JUGA:  Haji Tahun ini Berbeda. Jamaah Dibatasi 10 Ribu Jama'ah, Umur Dibatasi dan Wajib Jaga Jarak

Muhyiddin mengatakan kegiatan ekonomi akan terus berlanjut di seluruh negeri, tetapi semua kegiatan sosial, acara, makan di restoran, dan perjalanan antar distrik dan antar negara akan dilarang.

Perjalanan melintasi jalur negara bagian dan distrik hanya diperbolehkan untuk pekerjaan, keadaan darurat, janji medis, mengunjungi pasangan dan untuk janji vaksinasi.

Hanya latihan luar ruangan tertentu yang diizinkan. Pengumuman tersebut hanya beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, yang akan dirayakan pada Kamis (13/5/2021) mendatang.

BACA JUGA:  Bocah 13 Tahun Melahirkan Bayi, Ibunya Syok Ternyata Diperkosa Sepupu

Hingga Minggu, tercatat 37.060 kasus aktif dan 416 kasus di ICU, tertinggi selama pandemi. Dua puluh enam kematian tercatat, juga yang tertinggi terlihat dalam sehari. Per Senin, Malaysia mencatat total 440.677 kasus infeksi dan 1.683 kematian. (ER/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Berita Terbaru