Ngeri! Varian Corona India yang Ganas Menyebar ke 49 Negara

- Publisher

Jumat, 14 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organisation/ WHO) telah menaikkan status varian Corona India mutan ganda menjadi variant of concern global menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seiring dengan penyebarannya yang semakin masif hingga ke 49 negara.

Badan kesehatan PBB khawatir varian Corona India B1617 ini memicu gejala lebih buruk mengingat lebih dari 4 ribu kasus baru kematian Corona di India tercatat setiap harinya.

Sementara itu, Federasi Internasional Palang Merah mengatakan kasus virus korona telah ‘meledak’ di seluruh Asia dalam dua minggu terakhir.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 di Batam Tertinggi di Kepri

Badan bantuan global mengatakan pada Rabu bahwa kawasan Asia mencatat 5,9 juta infeksi baru selama periode lonjakan Corona India berlangsung, lebih banyak daripada sumbangan kasus gabungan dari Amerika, Eropa dan Afrika. Tujuh dari 10 negara yang mencatat angka infeksi mereka paling cepat berada di Asia dan Pasifik.

BACA JUGA:  Bertambah 3 Lagi, Total 18 Orang Kasus Aktif Corona di Tanjungpinang

Jumlah total infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi di India sekarang di atas 23 juta, Kementerian Kesehatan setempat melaporkan 348.421 kasus baru pada 24 jam terakhir. Para ahli meyakini angka korban Corona sebenarnya jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan.

Tsunami Covid-19 yang menghantam India ini sudah membuat rumah sakit terisi penuh hingga krisis oksigem. Bahkan, krematorium darurat juga harus dibangun karena jenazah Corona yang membludak.

BACA JUGA:  Kemlu Terus Pantau Kasus Penembakan WNI di Malaysia

Bukan hanya itu, VOA juga melaporkan lebih dari 100 mayat diduga jenazah pasien Corona mengambang di Sungai Gangga. Gambar mayat mengambang ini pun langsung viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pihak berwenang sampai saat ini belum menentukan penyebab kematian mayat-mayat itu. Namin, jika benar itu adalah jenazah pasien Corona, beberapa ahli medis mewanti-wanti ada kemungkinan virus dapat menyebar melalui air yang terkontaminasi. (ER/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel
Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis
Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:00 WIB

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel

Jumat, 6 November 2026 - 08:01 WIB

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Berita Terbaru