Sabtu, 12 Juni 2021
21 Mei 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Ada yang menarik di sela kunjungan kerja Presiden Jokowi ke daerah hari Rabu (19/05/21) kemarin, seperti diketahui bersama, Presiden Jokowi melaksanakan lawatan ke Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Dalam kunjungannya di Provinsi Riau, Daruk Seri Setia Amanah Negara ini diagendakan melihat secara langsung vaksinasi massal Covid-19 di Gelanggang Remaja, meninjau perkembangan jalan Tol Riau – Sumbar hingga melaksanakan rapat kerja bersama seluruh Bupati Walikota se-Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit.

Siang hari, Presiden Jokowi langsung bertolak ke Provinsi Kepulauan Riau. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menggelar pemantauan dan dialog secara virtual dengan sejumlah lokasi vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri.

Salah satu hal yang menarik perhatian warganet dari kunjungan pada kedua Provinsi “bersaudara” ini adalah pada media Sosial Pribadi kedua Gubernur tersebut, terlihat update yang kompak menampilkan pantun bertemakan selamat datang untuk Presiden Jokowi.

“Lancang kuning berlayar di waktu malam, Melintas selat menuju tepian pulau, Kepada Bapak Presiden kami mengucap salam; Selamat Datang kembali di Provinsi Riau,” ucap H. Syamsuar dalam update di media sosialnya.

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Drs H Syamsuar MSi (@syamsuar.official)

Sedangkan H. Ansar Ahmad menulis pantun “Anak nelayan menjaring teri, Menjelang petang balik ke rumah, Selamat datang di Provinsi Kepri, Negeri berpancang amanah, bersauh marwah,” tulis Ansar.

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh H. Ansar Ahmad, S.E, M.M. (@ansarahmadofficial)


Tentunya kekompakan kedua Gubernur tersebut mendapat tanggapan positif dari warganet. “Senang kami melihat kekompakan kedua Gubernur tersebut, kalau tak salah mereka bersahabat sejak bertugas sebagai camat di Tanjung pinang,” ucap Rana sambil menunjukkan dan membandingkan postingan Gubernur tersebut.

Kita turut bangga dan harus selalu melestarikan pantun ini sebagai salah satu budaya melayu, terlebih Pantun sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO. (ET)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x