Ansar Dorong Perempuan Terlibat Aktif Dalam Kancah Politik

- Publisher

Jumat, 4 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(iknowpolitics.org)

(iknowpolitics.org)

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mendorong kaum perempuan untuk terus aktif berperan dalam kancah politik, terlebih keterlibatan perempuan dalam politik sudah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilu.

Ansar, seperti dilansir dari ANTARA, menyebut dalam Pasal 65 ayat 1 Undang-Undang Pemilu itu disebutkan penerapan kuota 30 persen bagi calon anggota legislatif perempuan. Pasal ini menjadi acuan dalam rangka meningkatkan partisipasi politik perempuan di lembaga legislatif

“Akan tetapi angka 30 persen itu pun bukan jaminan bagi kaum perempuan untuk menduduki kursi legislatif di berbagai tingkatan, maka harus melalui perjuangan yang keras,” kata Gubernur Ansar, saat membuka sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang sosial, politik, hukum, dan ekonomi secara virtual dari Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis 3 Juni 2021.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kedisiplinan, POM Lantamal IV Gelar Operasi GakTib

Ansar mengajak para peserta kaum perempuan dari seluruh Kepri untuk mengubah pandangan tentang dunia politik yang identik dengan laki-laki bahwa politik itu carut-marut dan penuh permainan intrik.

“Sekarang kaum perempuan sudah menyadari dunia politik sangat penting dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat,” ujar Ansar.

Dia mengatakan pendidikan politik bagi perempuan menjadi sangat penting, guna membentuk kader politik yang tangguh, agar nantinya bisa melaksanakan politik praktis di tengah masyarakat.

Saat ini, katanya, di tingkat DPRD Kepri yang berjumlah empat puluh lima kursi, baru empat kursi saja yang diduduki oleh perempuan.

Keterwakilan perempuan di DPRD kabupaten/kota di Kepri, terbanyak di Kota Tanjungpinang sebesar 37 persen.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Minta Gaji PTK Non ASN Dibayar Secepatnya

Secara capacity building perempuan ini sangat strategis dalam menyusun dan mempersiapkan strategi untuk pemenuhan 30 persen kuota perempuan di legislatif bisa terpenuhi.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini sebagai langkah untuk perempuan bisa memperjuangkan kaum perempuan lainnya di tingkat yang lebih tinggi lagi,” katanya pula.

Politisi Golkar itu turut memberikan saran bahwa kaum perempuan seharusnya tidak berhenti hanya di organisasi-organisasi partai politik semata, tetapi memperluas jangkauan dan jaringan pula dengan mengikuti kegiatan atau organisasi di luar yang beragam jenisnya.

“Kalau itu dijalani perempuan Kepri, saya yakin perempuan akan punya kapasitas yang lain, karena sudah terjun di banyak organisasi kemasyarakatan,” demikian Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Resmikan Jalan Nusantara City, Rahma Haru Kenang Perjuangan

Ketua panitia yang juga Kadis P3A PP dan KB Kepri, Misni mengatakan indikator keberhasilan pembangunan bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Khusus untuk IPG Kepri, capaian per tahunnya terus meningkat, pada tahun 2018 mencapai 92,97 dan meningkat di tahun 2019 sebesar 93,10, namun untuk IDG justru mengalami penurunan.

“Oleh karenanya, perlu komitmen semua pihak untuk terus mendorong pencapaian keterwakilan perempuan ke depannya dalam politik, dengan bisa memenuhi keterwakilan perempuan di parlemen sebesar 30 persen, sehingga perempuan nanti bisa turut serta mengambil setiap keputusan politik,” ujar Misni. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru

Kabin salah satu mobil listrik. Foto: Istimewa

Lifestyle

Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:05 WIB