Sabtu, 12 Juni 2021
Ikuti Kami di :
7 Jun 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Putra ke-6 Aa Gym dan Teh Ninih, Muhammad Ghaza Al Ghazali kembali buka suara terkait hubungan antara ayah dan ibunya.

Setelah membeberkan aib ayahnya pada 2 Juni 2021, di antaranya soal makian yang sering dilontarkan Aa Gym kepada Teh Ninih, Ghaza kini mengaku dicap durhaka dan sombong oleh netizen.

Ia pun kembali menuliskan curahan hatinya melalui dinding Facebook-nya, Minggu (6/6/2021).

Pertama-tama, ia mengakui bahwa cara yang dilakukannya, dengan membeberkan kebiasaan buruk ayahnya, adalah salah.

Namun menurutnya, cara demikian adalah cara terbaik yang bisa dilakukannya.

Ghaza mengaku, sebelum membongkar aib ayahnya pada 2 Juni lalu, ia sudah berdiskusi dengan banyak orang, termasuk ulama dan pengacara.

Ia pun mengaku, usai membongkar aib ayahnya, ia dicap sombong dan durhaka, sementara ibunya, Teh Ninih, justru semakin dirundung.

“Ibu saya semakin dibully, dibilang gak punya iman lah, gak bisa ngurus anak lah, dan masih banyak lagi,” katanya.

Berikut curahan hati Ghaza.

Apakah anda pikir saya senang dengan kondisi seperti ini?
Apakah anda pikir saya bahagia ketika ayah saya dihujat sana sini?
Apakah anda pikir saya tidak mempertimbangkan efek dari tulisan saya?
Apakah anda pikir saya tidak melakukan apapun selain mengumbar aib?
Saya tidak akan melakukan pembenaran terhadap apa yang saya lakukan.
Ya, cara yang saya lakukan ini salah.
Saya minta maaf kepada semuanya.
Saya minta maaf atas kehebohan ini.
Saya minta maaf kepada pihak manapun yang merasa dirugikan.
Namun, izinkan saya menyampaikan.
Meskipun cara ini bukanlah cara yang tepat. Tapi ini cara terbaik, untuk saat ini. Yang bisa saya lakukan.
Bagaimana menurut anda?
Jika,
Bicara baik baik sudah
Diskusi sudah
Debat sudah
Bicara dalil sudah
Bicara qoul ulama sudah
Meminta nasihat kepada ulama sudah
Meminta ulama untuk menasihati sudah
Meminta bantuan kerabat sudah
Meminta bantuan orang yang dihormati sudah
Menyiapkan pengacara sudah
Daaaaan berbagai hal lainnya.

Curhatan hati Ghaza (ist)

Anda pikir saya layak diam ketika ibu saya diperlakukan demikian?
Lalu saya membiarkan ayah saya begitu saja?
Anda tahu apa hasilnya?
Saya dicap sombong dan durhaka.
Ibu saya semakin dibully, dibilang gak punya iman lah, gak bisa ngurus anak lah, dan masih banyak lagi.
Dan bagi ulama yang menasihati, dianggap sombong, tidak mengerti ilmu tauhid, ilmunya belum sampai.
Terus saya harus diam?
Kemudian anda berbicara kepada saya tentang dosa jariyah.
Justru bagus dong, semua dosa yang ayah saya lakukan kepada ibu saya, sekarang saya yang menanggungnya, kurang berbakti apa saya?
Begitu, kan?
Maaf, barangkali suara anda lebih didengar oleh ayah saya.
Ketimbang suara saya, juga para ulama yang dianggap ‘ilmunya belum sampai’.

Curhatan hati Ghaza (ist)

(RWH/INDOZONE)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x