Kasus Naik, Tempat Karantina Terpadu Pasien di Kepri Hampir Penuh

- Publisher

Senin, 28 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Shutterstock)

(Shutterstock)

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) menyatakan tempat karantina terpadu pasien COVID-19 di wilayah itu hampir penuh menyusul peningkatan kasus aktif.

“Ya, sekarang sudah mendekati penuh,” kata Kepala Dinkes Kepri Mohammad Bisri, di Tanjungpinang, Minggu (27/6).

Untuk mengantisipasi penambahan pasien COVID-19 tersebut, kata dia, sejumlah rumah sakit (RS) akan menambah tempat tidur cadangan untuk menampung warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

BACA JUGA:  Inflasi Tanjungpinang Peringkat 4 Terendah se-Indonesia

“Saya sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mempersiapkan tempat tidur cadangan. Jadi nanti tempat tidur di RSUP Kepri, RSAL Tanjungpinang akan ditambah. Saya juga sudah minta RS yang di Bintan dan Tanjunguban juga ditambah,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga meminta seluruh rumah sakit untuk memperhatikan ketersediaan tabung oksigen.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Targetkan Penetapan Lima Objek Cagar Budaya Baru di 2024

“Untuk mengantisipasi pasien, yang kita pikirkan itu tabung oksigen harus ada,” kata Mohammad Bisri

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Nugraheni mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi Kepri terkait lokasi isolasi yang hampir penuh.

“Sekarang hampir 80 persen. Tapi kita sudah berkoordinasi dengan gugus provinsi untuk malasah itu,” tambahnya.

BACA JUGA:  Upaya Gubernur Ansar Mengubah Masyarakat Lebih Melek Teknologi

Ia menjelaskan, bahwa sudah mencari beberapa tempat alternatif yang cocok untuk lokasi isolasi terpadu apabila terjadi lonjakan kasus COVID-19.

“Kami sudah menjajaki banyak tempat, seluruh kecamatan kota sudah diperintahkan oleh tim gugus untuk mencari alternatif, sehingga bisa menjadi tempat isolasi agar pengawasannya lebih baik,” tutup Nugraheni. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru