Asal-usul dan Sejarah Nenek Moyang Bangsa Indonesia

- Publisher

Rabu, 7 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Twitter)

(Twitter)

INIKEPRI.COM – Hingga saat ini, asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia masih menjadi misteri. Namun setidaknya ada beberapa teori yang bisa menjawab terkait pertanyaan tersebut.

Seperti penggalan lirik yang terdapat pada lagu anak-anak, leluhur bangsa Indonesia terkenal dengan sebutan ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’. Menurut peneliti ahli sejarah Von Heine Geldern, hal itu dikarenakan, dahulu kala nenek moyang orang Indonesia ketika datang ke nusantara hanya dengan menggunakan perahu bercadik.

Sebelum kedatangan mereka, Indonesia hanyalah gugusan pulau kosong yang tidak berpenghuni. Kira-kira berasal darimana ya nenek moyang orang Indonesia dan alasan apa yang membuat mereka datang ke Indonesia?

Berasal dari Taiwan

Berdasarkan penelitian ilmu linguistik, cara berkomunikasi yang dipakai suku-suku di Indonesia memiliki kesamaan dengan rumpun Austronesia yang berasal dari Formosa, Taiwan. Teori ini berfokus mengkaji kesamaan cara berkomunikasi atau bahasa.

BACA JUGA:  Siap-siap Ya! Semua Sertifikat Tanah Asli Bakal Ditarik

Para ahli percaya, bangsa Austronesia sudah ada sejak tahun 4000 sebelum masehi dan menempati sekitaran wilayah kepulauan Formosa. Namun, etnis tersebut bukanlah suku asli setempat, melainkan berasal dari daratan Tiongkok.

Pada 4500 hingga 3000 sebelum masehi, mereka mulai bermigrasi memasuki wilayah Filipina bagian utara.

Kemudian disusul gelombang selanjutnya pada 3000 hingga 2000 sebelum masehi, mereka mulai masuk ke wilayah Indonesia melalui Pulau Sulawesi dan menyebar ke pulau-pulau besar lainnya, seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan lainnya.

Teori linguistik diperkuat dengan kajian yang dilakukan berdasarkan kesamaan genetika. Peneliti mencocokan ribuan kromosom sebagai sampel, hasilnya cenderung lebih mirip dengan pola genetika dengan etnis di Taiwan.

BACA JUGA:  Benalu dalam Transisi Energi Nasional, SP PLN Satu Suara Kompak Tolak Power Wheeling

Nenek moyang orang Indonesia dari Yunnan

Sedangkan menurut teori kebudayaan Austronesia, nenek moyang kita berasal dari Yunnan, sebuah provinsi di Republik Rakyat China. Letaknya, berbatasan langsung dengan negara Vietnam, Myanmar, dan Kamboja.

Teori ini dicetuskan oleh seorang ahli prasejarah, arkeolog, dan etnolog dari Austria bernama Robert Barron von Heine Geldern.

Pihaknya mengkaji garis keturunan leluhur Indonesia berdasarkan kemiripan budya, hasilnya adalah kebudayaan megalitik yang ada di wilayah Yunnan mirip dengan kebudayaan yang ada di wilayah Asia Tenggara dan beberapa wilayah bagian pasifik.

Menurutnya, migrasi tersebut terjadi pada tahun 2.000 sampai 500 sebelum masehi. Tahun tersebut terjadi dalam dua periode berbeda, yaitu zaman batu (Proto Melayu) dan zaman perunggu (Deutro Melayu).

BACA JUGA:  Berikut Empat Perwira Tinggi Polri yang Ikut Seleksi Capim KPK

Perpindahan itu diprediksi terjadi secara besar-besaran, bahkan diperkirakan juga disebabkan lantaran adanya suatu bencana hebat atau perang antar suku yang semakin meluas.

Teori milik Von Heine Geldern ini, didukung dengan penemuan peralatan manusia purba di masa lampau berupa kapak genggam di hampir seluruh wilayah Indonesia. Peralatan itu sama persis dengan peralatan yang dipakai bangsa Yunnan.

Jika dilihat dari beberapa teori, konon perahu bercadik menjadi transportasi yang digunakan leluhur kita untuk mengarungi lautan hingga sampai di nusantara.

Hal ini menjadi salah bukti yang membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut yang berjiwa pemberani. (RWH/HOPS)

Berita Terkait

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Berita Terbaru