Simak Aturan Ibadah Iduladha dan Kurban saat PPKM Darurat di Tanjungpinang

- Publisher

Sabtu, 17 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah tinggal menghitung hari. Di Tanjungpinang, perayaan Iduladha yang dibarengi dengan pelaksanaan kurban dirayakan dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Ada sejumlah aturan yang ditetapkan pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menekan penyebaran COVID-19. Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang mengenai tata cara penyelanggaraan Iduladha.

Surat edaran itu bernomor 451/993/1.1.03/2021 tentang penyelenggaraan malam takbir, shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban untuk pengendalian penyebaran COVID-19 dalam penerapan PPKM darurat di kota Tanjungpinang, yang ditandatangani Wali Kota Rahma, tanggal 14 Juli 2021.

Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota, Rahma menegaskan bahwa penyelenggaraan malam takbir di masjid, musala, atau Surau dapat dilakukan dengan pengeras suara secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA:  Rencana Penutupan Matahari TCC, Wali Kota Lis: Pemko Siap Fasilitasi Solusi Bersama

Sedangkan, pawai takbir, baik dengan kendaraan maupun berjalan kaki ditiadakan.

Untuk pelaksanaan salat Iduladha di masjid, surau, musala atau tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah yang dikelola masyarakat, pemerintah, atau perusahaan maupun di lapangan terbuka, ditiadakan. Salat Iduladha dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan sebagai untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan agar melaksanakan shalat lduladha 1442 H di rumah masing-masing.

Kemudian, menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, serta ikut peduli terhadap penerapan pelaksanaan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  KPM Penerima Bantuan Nontunai di Tanjungpinang Bertambah 532

Wali Kota menyatakan penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan sesuai syariat Islam dan memenuhi persyaratan. Untuk pemotongan hewan kurban, diutamakan dilakukan di rumah pemotongan hewan ruminasia (RPH-R).

Sedangkan, pemotongan hewan kurban dilakukan diluar RPH-R harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta diawasi oleh satuan tugas penanganan COVID-19.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan pada area yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jarak fisik atau physical distancing, pelaksanaan pemotongan hewan kurban hanya dihadiri oleh petugas atau panitia penyembelihan hewan kurban dan akan dikunjungi oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang.

Selain itu, pemotongan hewan kurban hanya boleh dilakukan oleh petugas atau panitia yang telah divaksin COVID-19 baik vaksin pertama atau vaksin kedua dan dinyatakan bebas covid-19 dibuktikan dengan hasil test antigen yang berlaku 1 x 24 jam sebelum hari penyembelihan, dengan difasilitasi oleh satuan tugas penanganan COVID-19.

BACA JUGA:  Wali Kota Tanjungpinang Berharap PPKM Darurat Tidak Diperpanjang

Kegiatan penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging dan pendistribusian daging kurban wajib memperhatikan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Sementara, pendistribusian daging kurban dilakukan langsung oleh petugas/panitia kerumah masing-masing penerima.

Dalam edaran itu, wali kota mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti perkembangan informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. (ET)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru