Sudah Bersahabat dengan Corona, Kasus COVID-19 di Singapura Naik Gegara Karaoke

- Publisher

Sabtu, 17 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Singapura akan kembali memperketat beberapa pembatasan pada pertemuan sosial mulai pekan depan. Pembatasan ini akan diterapkan untuk memerangi peningkatan kasus COVID-19 terkait dengan cluster infeksi di tempat-tempat karaoke.

“Ada risiko nyata bahwa kasus-kasus dari cluster ini akan menyebar ke masyarakat, terutama jika ada individu yang belum datang untuk melakukan tes,” kata Lawrence Wong, Menteri Keuangan sekaligus ketua bersama gugus tugas virus Corona pemerintah.

BACA JUGA:  Chinatown Singapura Sepi Bak Kota Hantu, Karena Klaster COVID-19

“Ini berarti kita dapat melihat cluster yang sangat besar muncul selama beberapa minggu mendatang,” katanya seperti diberitakan Reuters, Sabtu (17/7/2021).

Pembatasan baru akan dimulai pada Senin (19/7) depan dan akan berlangsung hingga 8 Agustus mendatang, pada saat itu Singapura mengharapkan dua pertiga penduduknya telah divaksinasi penuh.

Salah satu pembatasan yang akan diterapkan mulai minggu depan adalah mengizinkan hanya dua orang makan bersama dalam satu meja di restoran. Namun, pihak berwenang akan mengizinkan individu yang telah divaksinasi penuh untuk makan di restoran dengan maksimal lima orang dalam satu meja di restoran yang memiliki pemeriksaan yang memadai.

BACA JUGA:  Singapura Alami Lagi Ledakan Kasus, Padahal Sudah Berdamai dengan COVID

Pihak berwenang juga memerintahkan sekitar 400 tempat hiburan malam ditutup selama dua minggu untuk inspeksi, setelah pelanggaran aturan oleh beberapa orang disalahkan atas wabah terbaru di tempat karaoke.

BACA JUGA:  Varian COVID-19 India `Ngamuk`, Singapura Tutup Sekolah!

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan, hingga hari Jumat (16/7), sebanyak 2.480 orang telah dikarantina karena mereka diidentifikasi sebagai kontak dekat dari orang-orang yang terinfeksi di tempat karaoke tersebut.

Sebelumnya, Singapura sempat melonggarkan aturan selama sepekan ini karena kasus infeksi Corona yang menurun. Di bawah aturan pelonggaran tersebut, warga dapat makan di restoran dengan maksimal lima orang dalam satu meja. (RWH/DETIK)

Berita Terkait

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Berita Terbaru