Wali Kota Tanjungpinang Berharap PPKM Darurat Tidak Diperpanjang

- Publisher

Senin, 19 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang Rahma, berharap pelaksanaan PPKM Darurat yang sudah dilaksanakan sejak 12 Juli 2021 dan berakhir pada 20 Juli 2021 tidak diperpanjang karena sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil.

Dilansir dari ANTARA, Rahma mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, apakah diperpanjang atau tidak.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Akan Revitalisasi Pelantar Senggarang

“Pada saat kami melaksanakan zoom meeting bersama pemerintah pusat, ada penambahan kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Darurat menjadi 29 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali. Ini menandakan bahwa ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan status, semoga saja Tanjungpinang jelang 20 Juli tidak ada PPKM lanjutan sehingga beberapa sektor dapat berjalan sebagaimana mestinya,” kata Rahma, di Tanjungpinang, Minggu 18 Juli 2021.

BACA JUGA:  Pengumuman! Warga RI Jangan ke Luar Negeri Dulu Ya

Rahma mengatakan bahwa saat ini Pemprov Kepri melalui Bulog telah memberikan bantuan beras 10 kilogram kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bersumber dari PKH dan BST sekitar 8.356 penerima manfaat di Tanjungpinang.

“Ini sebagai langkah upaya penanganan jangka pendek, untuk itu kita berharap tidak ada perpanjangan PPKM Darurat ini untuk Tanjungpinang,” ucapnya.

BACA JUGA:  Ringankan Korban Kebakaran Rumah, Pemko Tanjungpinang Berikan Bantuan

Rahma juga berharap besar atas tidak diperpanjangnya PPKM Darurat ini karena ada beberapa poin yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh pemerintah pusat atas perpanjangan PPKM Darurat khususnya di Tanjungpinang.

“Semoga ada poin-poin yang dapat dipertimbangkan bahwa PPKM Darurat di Tanjungpinang tidak diperpanjang, supaya kita semua dapat kembali bekerja dan beraktifitas seperti semula dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan,” ucapnya. (ET)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru