Wow! Aset Akidi Tio Rupanya Tembus Rp16 Triliun, Donasi Rp2 T Jadi Diberikan?

- Publisher

Jumat, 6 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Kolase INDOZONE.ID)

(Foto: Kolase INDOZONE.ID)

INIKEPRI.COM – Kasus donasi Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio membuat banyak pihak terseret. Hal itu juga membuat, Kapolda Sumsel meminta maaf kepada masyarakat karena tidak hati-hati memastikan donasi yang belum jelas tersebut.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah turun tangan menganalisis dan memeriksa donasi Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio melalui keluarganya.

Hasilnya, PPATK menyimpulkan kalau bilyet giro uang sebesar Rp2 triliun itu tidak ada.

“Sampai dengan hari kemarin, kami sudah melakukan analisis dan pemeriksaan, dan dapat disimpulkan kalau uang yang disebut dalam bilyet giro itu tidak ada,” ujar Kepala PPATK Dian Ediana Rae, Rabu (4/8/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi pada Selasa (3/8) juga menyebutkan bahwa hasil dari pemeriksaan sementara, saldo rekening dari bilyet giro yang diberikan anak Akidi Tio, Heryanty, tidak sampai Rp2 Triliun.

BACA JUGA:  Ini Bocoran 14 Materi Muatan RUU Larangan Minol yang Sedang Disusun

“Hasil koordinasi pengecekan ke Bank Mandiri sesuai dengan bilyet giro kemarin, klarifikasi Bank bahwa saldo di rekening tersebut tidak cukup (Rp 2 triliun),” kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi saat menggelar pers rilis, Selasa (3/8/2021).

Hal tersebut disampaikan setelah polisi melakukan pemeriksaan polisi ke pihak bank.

Namun, mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengatakan bahwa Akidi Tio memiliki aset sebesar Rp16 triliun di Singapura. Anaknya, Heriyanti Tio yang selama ini berusaha mengurus aset tersebut.

Meski begitu, dia tetap menaruh kecurigaan karena di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, Singapura memperketat akses masuk ke negaranya untuk pencegahan penularan virus corona.

“Saya pun mempersoalkan bagaimana mungkin bisa mengurus uang di Singapura di masa pandemi seperti ini? Bukankah Heryanti tidak bisa masuk ke Singapura? Ternyata, Heryanti punya cara sendiri. Selama pandemi ini, Heryanti ke Batam. Terakhir dua bulan lalu. Heryanti mengurus uang Rp 16 triliun ”milik” ayahnya dari Batam,” tulis Dahlan Iskan di situsnya, disway.id, dikutip Jumat (6/8/2021).

BACA JUGA:  Hari Ini, Jokowi Perkenalkan Calon Menteri Baru di Istana

Cara Heryanti adalah menunggu di Batam, dan kemudian pengacara dari Singapura yang datang ke Batam untuk membahas aset-aset tersebut.

“Pengacara itu menyerahkan dan menerima dokumen yang diperlukan. Di Batam pula Heryanti menandatangani berkas-berkas yang diperlukan,” tambah Dahlan Iskan.

Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai dana hibah Rp2 triliun almarhum Akidi Tio yang awalnya disebut untuk penanggulangan pandemi Covid-19 di Sumsel itu.

BACA JUGA:  Kunjungan Wisman pada April 2023 Capai 865,81 Ribu Kunjungan

Yang terjadi malah Heryanti, anak Akidi Tio kembali berurusan dengan polisi. Kali ini dia dilaporkan ke Polda Sumsel oleh dr Siti Mirza Nuria.

Siti melaporkan Heryanti atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp2,5 miliar.

Meski begitu, Siti mempertimbangkan mencabut laporannya karena iba dengan kondisi Heriyanti yang juga sahabatnya. Siti juga mengatakan bahwa dia sebenarnya ingin berkonsultasi dengan polisi, bukan melapor.

“Walaupun ternyata terlanjur dibuat, akan saya cabut saja. Atau pending saja. Tidak guna memeras kelapa bila tidak ada santannya. Menghabiskan energi,” ungkapnya.


“Betul saya korban. Uang saya hilang. Karena dia sedang dalam keadaan susah financial dan sering sakit-sakitan. Jangan menambah beban orang yang sedang terpuruk. Saya yakin Allah akan mengganti dari jalan yang lain” katanya. (AFP/INDOZONE)

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Berita Terbaru