Singapura Digempur Corona Lagi! Kasus Melonjak, Warga Banyak Sakit Parah

- Publisher

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Perkembangan data COVID-19 Singapura yang mengalami lonjakan drastis justru bertolak belakang dengan keputusan untuk memperlonggar pembatasan wisawatan dari sejumlah negara.

Pemerintah Singapura mulai mengurangi tingkat pembatasan terhadap wisatawan dari sejumlah negara termasuk Polandia dan Arab Saudi, sehingga para pelancong ini dapat memasuki Singapura dengan pembatasan yang lebih sedikit.

Hal ini dilakukan setelah negara-negara tersebut dianggap oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) memiliki risiko infeksi COVID-19 yang lebih rendah dari sebelumnya.

Para pelancong ini masih perlu dikarantina setelah tiba di Singapura. Tetapi mereka dapat menjalani periode karantina yang lebih pendek, atau memiliki pilihan untuk dikarantina di rumah.

BACA JUGA:  Madinah Dinyatakan Bebas Corona, Alhamdulillah!

Revisi aturan untuk negara-negara ini didasarkan pada klasifikasi risiko negara Singapura, yang mengelompokkan negara ke dalam empat kategori.

Negara-negara yang dianggap memiliki risiko infeksi COVID-19 paling rendah dikelompokkan dalam Kategori I, sedangkan negara-negara dengan risiko tertinggi berada di Kategori IV.

Dilansir The Straits Times, Kementerian Kesehatan mengatakan, bahwa Polandia dan Arab Saudi akan ditambahkan ke dalam Kategori II mulai pukul 23.59 pada 22 September mendatang.

Negara lain yang sudah masuk dalam kategori ini adalah Australia, Brunei, Kanada, Jerman, Selandia Baru, dan Republik Korea.

BACA JUGA:  KJRI Johor Bahru Kembali Fasilitasi Pemulangan 129 PMI

Pelancong yang berangkat dari negara-negara dalam Kategori II harus mengikuti tes Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 pra-keberangkatan dalam waktu 48 jam setelah penerbangan mereka. Kemudian mereka harus mengikuti tes pada saat kedatangan.

Setelah itu, mereka akan diminta untuk menjalani SHN (stay-home notice) 7 hari di tempat akomodasi, sebelum mengambil tes akhir COVID-19 di hari terakhir SHN.

Sementara Bulgaria, Republik Ceko, Prancis, Latvia, Portugal, dan Spanyol akan ditambahkan ke dalam daftar negara Kategori III.

MOH mengatakan bahwa mulai pukul 23.59 pada 22 September, pelancong yang divaksinasi penuh dari negara-negara ini dapat mengajukan permohonan untuk tidak menggunakan fasilitas SHN khusus dan melayani SHN 14 hari mereka di rumah atau akomodasi lain yang sesuai.

BACA JUGA:  Hasil Asasmen COVID-19, Batam PPKM Level 1

Aplikasi pengajuan untuk memilih keluar dari fasilitas SHN khusus akan dipertimbangkan jika pelancong yang divaksinasi telah memenuhi kriteria seperti tinggal di negara masing-masing selama 21 hari terakhir sebelum kedatangan di Singapura, dan menempati tempat tinggalnya sendiri.

Untuk warga negara Singapura dan penduduk tetap, pengajuan harus dilakukan 3 hari sebelum kedatangan melalui situs web SafeTravel. Pelancong yang tidak divaksinasi masih akan diminta untuk menjalani SHN 14 hari di fasilitas khusus. (AFP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terbaru