Singapura Digempur Corona Lagi! Kasus Melonjak, Warga Banyak Sakit Parah

- Publisher

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Kasus COVID-19 di Singapura semakin tak terkendali, setelah pemerintah melaporkan angka pasien COVID-19 terkini.

Data per 17 September 2021, dilansir dari CNBCINDONESIA, Singapura itu mencatat lebih dari 900 kasus baru COVID-19, dimana 838 di antaranya adalah penularan melalui komunitas dan 96 lainnya terinfeksi di Asrama

Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura mengemukakan, 241 orang kasus ini di antaranya adalah masyarakat lanjut usia, yang berada di sekitar usia 60 tahun ke atas.

BACA JUGA:  BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Dengan demikian, maka total kasus baru COVID-19 di Singapura mencapai 935 orang, jika ditambah dengan adanya satu kasus impor di negara tersebut.

Mengutip Channel News Asia, Sabtu (18/9/2021), pasien positif rawat inap juga meningkat hingga 813 kasus. Dari angka tersebut, 90 pasien mengalami gejala parah, dan 14 lainnya mengalami kritis.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 di Singapura Melonjak, Warga Kepri Diminta Waspada

“Ini meningkat dibandingkan dengan 77 kasus penyakit serius dan 12 pasien dalam kondisi per kritis. Di antara mereka yang jatuh sakit parah, 82 adalah masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun,” kata Departemen Kesehatan Singapura.

Departemen Kesehatan saat ini masih memantau 12 klaster besar dengan kasus baru. Terkini, otoritas menemukan klaster baru di Sembcorp Marine dengan total 26 kasus.

BACA JUGA:  Satgas: Seluruh Kabupaten di Kepri Nihil Kasus Aktif COVID-19

“Klaster ini disebabkan oleh penularan di tempat kerja dengan penyebaran lebih lanjut ke kontak rumah tangga,” jelasnya.

Sementara itu, klaster yang lebih besar berasal dari Chinatown Complex. Berdasarkan catatan, ada 256 kasus yang diidentifikasi dari klaster tersebut, di mana mayoritasnya adalah pemilik kios dan asistennya.

Kasus Naik, Singapura Malah Longgarkan Turis

Berita Terkait

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Berita Terbaru