Biaya Tes Antigen di Pelabuhan Tanjungpinang Minta Dikurangi

- Publisher

Jumat, 24 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Relawan COVID-19 Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta pemerintah daerah mendorong Kimia Farma mengurangi biaya tes antigen di Pelabuhan Sri Bintan Pura, karena memberatkan calon penumpang.

“Kalau tidak bisa gratis tes antigen, sebaiknya kurangi biaya tes itu karena memberatkan masyarakat,” kata Koordinator Relawan COVID-19 Tanjungpinang Rudy Chua, di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA Kamis 23 September 2021.

Rudy, yang juga anggota DPRD Kepri daerah pemilihan Tanjungpinang, mengatakan, tes antigen di pelabuhan dibutuhkan sebagai syarat perjalanan laut untuk mencegah penyebaran COVID-19 di pulau-pulau. Namun ia yakin biaya tes antigen itu bisa dikurangi lagi jika pemerintah daerah mendesak Kimia Farma, perusahaan yang menyediakan jasa tes antigen di pelabuhan.

BACA JUGA:  Ratusan Pekerja Dipulangkan dari Malaysia Terinfeksi COVID-19

Biaya tes antigen Rp85.000/orang, menurut dia dapat dikurangi hingga Rp50.000/orang.

“Saya pernah membuka posko tes antigen dengan biaya Rp50.000/orang. Saya tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Artinya, pemda bisa menangani itu sendiri dengan biaya yang lebih kecil dari Rp50.000,” ucapnya.

Ia menambahkan pemda melalui Dinas Kesehatan memiliki petugas kesehatan, dan peralatan medis yang memadai. Petugas kesehatan yang ditugasi untuk memeriksa calon penumpang dengan metode tes antigen tidak perlu diberi honor, karena itu bagian dari tugasnya.

BACA JUGA:  Polri Gencar Kaji Strategi Jitu Lindungi Masyarakat Digital di Tanjungpinang

“Saya berharap ada kebijakan menarik selama PPKM Level III berlangsung sehingga perekonomian masyarakat bangkit,” katanya.

Rudy mengemukakan upaya pencegahan penularan COVID-19 harus sejalan dengan upaya meningkatkan perekonomian.

Biaya tes antigen yang lebih tinggi dari harga tiket kapal cepat Tanjungpinang menuju Rp55.000/orang, membuat warga mengurungkan niatnya untuk melakukan perjalanan laut.

Mobilitas perjalanan laut yang rendah, potensial berdampak negatif pada perekonomian.

Berdasarkan data Pelindo, jumlah penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura turun 50 persen dari 1.500 orang setiap hari.

BACA JUGA:  Bappenas Terus Gesa Proses Proyek JBB dan Revitalisasi Penyengat

“Harus seimbang, antara penanganan COVID-19 dengan peningkatan perekonomian,” ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana memberi apresiasi terhadap aspirasi yang disampaikan Rudy Chua. Tes antigen di Pelabuhan Sri Bintan Pura merupakan kewenangan Kimia Farma, namun pemda dapat memberi masukkan kepada perusahaan itu terkait biaya yang diterapkan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sempat melayangkan surat kepada Kimia Farma agar menurunkan biaya tes antigen dari Rp100.000 lebih menjadi Rp85.000.

“Kami memahami kondisi masyarakat. Pak Gubernur pasti merespons aspirasi yang disampaikan berbagai elemen masyarakat,” katanya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru